Minggu, 26 Jul 2026 19:34 WIB

Polres dan Disperindag Lamongan Sidak SPBU, Ini Hasilnya

Foto: Sidak Polres Lamongan dan Disperindag Lamongan di SPBU Rangge. (Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Foto: Sidak Polres Lamongan dan Disperindag Lamongan di SPBU Rangge. (Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com-Kerusakan motor massal di Kabupaten Lamongan semakin mengundang tanya. Hal itu setelah hasil inspeksi mendadak (Sidak) Polres Lamongan dan Dinas Perindusterian dan Perdagangan (Disperindag) menyatakan bahwa BBM aman. Sidak yang dilakukan pada Senin (27/10/2025) sore tersebut dinyatakan bahwa tidak ada temuan indikasi BBM oplosan baik jenis Pertalite maupun Pertamax.

Kasi Humas Polres, Ipda M. Hamzaid menyebut usai muncul fenomena keluhan motor rusak usai isi Pertalite pihak kepolisian dari tim Unit II Pidter langsung bergegas melakukan inspeksi mendadak Dalam hasil pengecekan di sejumlah SPBU di wilayah Lamongan Kota, petugas melakukan pemeriksaan pada takaran liter, kadar oktan, dan kandungan air di dalam tangki tandon BBM jenis Pertalite dan Pertamax.

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

"Berdasarkan hasil uji yang dilakukan bersama pihak Disperindag, semua parameter masih sesuai dengan standar yang diizinkan dan tidak ditemukan indikasi pengoplosan ataupun adanya kandungan air dalam tangki BBM," ujarnya, Selasa (28/10/2025).

Dari keterangan petugas SPBU, BBM jenis Pertalite yang dikirim dari Pertamina Tuban dalam sepekan terakhir memang memiliki bau lebih menyengat dari biasanya. Hal itu sempat dikeluhkan oleh beberapa pengguna sepeda motor yang membeli BBM di SPBU sekitar Kota Lamongan.

Selain ke SPBU, tim juga melakukan pengecekan ke sejumlah bengkel motor di wilayah Lamongan Kota. Dalam tiga hari terakhir (25–27 Oktober 2025) bengkel menerima 10 hingga 12 pelanggan per hari dengan keluhan motor brebet setelah mengisi Pertalite.

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

"Dari hasil pemeriksaan teknisi, BBM di dalam tangki motor pelanggan memiliki bau menyengat, dan kondisi tersebut menyebabkan kerusakan ringan pada busi," tuturnya.

Hamzaid menegaskan bahwa pihak kepolisian bersama Disperindag tidak menemukan adanya indikasi BBM oplosan di SPBU yang diperiksa. Namun, pihaknya tetap melakukan koordinasi lanjutan dengan Pertamina untuk memastikan kualitas BBM yang beredar di wilayah Lamongan tetap sesuai standar nasional.

Baca Juga: Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

“Kami sudah sampaikan juga kepada masyarakat, apabila menemukan atau mengalami hal serupa, bisa segera melapor ke Pertamina melalui Pertamina Contact Center di nomor 135 atau email ([email protected]),(mailto:[email protected])” pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.