Selasa, 28 Jul 2026 21:19 WIB

DPRD Surabaya Dukung Inisiatif Program Ketahanan Panganan Unesa

Mahasiswa Unesa saat audiensi dengan DPRD Surabaya (foto: Fraksi Golkar for jatimnow.com)
Mahasiswa Unesa saat audiensi dengan DPRD Surabaya (foto: Fraksi Golkar for jatimnow.com)

jatimnow.com – Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, menyampaikan dukungannya kepada mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang tengah berkompetisi dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional. 

Dukungan itu disampaikan saat menerima audiensi mahasiswa Unesa di Kantor DPRD Surabaya.

Baca Juga: Kinerja Lurah dan Camat di Surabaya Menurut DPRD

Dalam audiensi tersebut, mahasiswa Unesa mempresentasikan gagasan mereka tentang pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk peningkatan produktivitas dan pengelolaan perikanan modern. 

Menurut Fathoni, inovasi tersebut sejalan dengan fokus pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, yang menitikberatkan pada program ketahanan pangan dan kemandirian energi.

“Presiden Prabowo sangat menitikberatkan ketahanan pangan sebagai antisipasi kondisi geopolitik global yang sedang tidak menentu, karena kunci keberlangsungan bangsa dalam menghadapi situasi dunia yang tidak menentu adalah dengan kemandirian energi dan ketahanan pangan,” ujarnya Kamis (16/10/2025).

Ia menegaskan, Surabaya memiliki peluang besar untuk mendukung program nasional tersebut melalui penguatan sektor perikanan, terutama di kawasan pantai timur Surabaya. Salah satunya dengan kolaborasi antara Pemkot dan kampus dalam penerapan teknologi untuk rekayasa budi daya ikan.

“Surabaya bisa mendukung program ini dengan upaya edukasi terhadap pemilik tambak di kawasan pantai timur Surabaya melalui kerja sama dengan kampus yang ada di Surabaya terkait dengan pemanfaatan teknologi dalam rekayasa budi daya perikanan, sehingga produktivitas meningkat,” jelasnya.

Politisi yang akrab disapa Mas Toni ini juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur pendukung agar hasil panen tambak dapat dengan mudah didistribusikan ke pasar.

“Agar distribusi mudah, maka Pemkot harus membangun jalan yang layak menuju tambak-tambak masyarakat, sehingga hasil panen dapat dengan mudah diambil dan dikirim ke pembeli baik di pasar maupun pedagang grosir hasil perikanan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mas Toni mengapresiasi gagasan mahasiswa Unesa yang tengah berkompetisi di ajang nasional tersebut. Menurutnya, riset pemanfaatan teknologi AI untuk pengelolaan perikanan modern merupakan langkah inovatif yang bisa mendukung kebijakan ketahanan pangan pemerintah.

Baca Juga: Prodi Ilmu Politik UNESA Libatkan DPRD, KPU, hingga Media untuk Perkuat Kurikulum

“Gagasan mahasiswa Unesa yang sedang mengikuti Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional tentang pemanfaatan teknologi AI dalam peningkatan dan pengelolaan perikanan modern ini gagasan yang bagus dan semoga mendapatkan kemenangan, sehingga gagasan tersebut dapat diimplementasikan dalam upaya Pemkot mendukung program ketahanan pangan Presiden Prabowo Subianto,” kata Fathoni.

Selain itu, ia juga mendorong agar Pemkot memanfaatkan lahan tidak produktif sebagai alternatif pengembangan pangan lokal, termasuk budidaya semanggi.

“Disamping rekayasa teknologi perikanan, Pemkot juga dapat mendorong pemanfaatan lahan-lahan tidak produktif sebagai tempat budidaya semanggi. Semanggi bisa menjadi alternatif pangan selain beras di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan,” tuturnya.

Fathoni juga menambahkan, riset mahasiswa Unesa yang memanfaatkan AI dapat membantu petambak dalam menentukan kondisi air yang ideal bagi pertumbuhan ikan.

“Sesuai hasil presentasi mahasiswa Unesa tadi, AI bisa dimanfaatkan untuk mengukur kadar air, amoniak, dan takaran pakan yang pas, sehingga kualitas air menjadi baik untuk ikan berkembang biak,” pungkasnya.

Baca Juga: Unesa Jaring Bibit Atlet Futsal di Surabaya, Usung Tema Fight For Pride

Di tempat sama, Achmad Nurdjayanto, anggota Komisi C DPRD Surabaya, yang turut hadir dalam audiensi, menyambut baik langkah mahasiswa Unesa yang menghadirkan solusi teknologi untuk mendukung produktivitas sektor perikanan.

“Kami di DPRD tentu mendukung penuh upaya mahasiswa yang punya gagasan konkret seperti ini. Inovasi dari kampus sangat dibutuhkan untuk memperkuat ketahanan pangan Surabaya, apalagi jika disinergikan dengan kebijakan pembangunan infrastruktur oleh Pemkot,” ujar Achmad.

Menurutnya, gagasan mahasiswa tersebut menjadi bukti bahwa kalangan muda memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan pangan masa depan.

“Kita perlu membuka ruang bagi riset dan ide-ide mahasiswa agar bisa diterapkan di lapangan. Kalau kampus menyiapkan teknologinya, pemerintah menyiapkan infrastruktur, maka ketahanan pangan Surabaya bisa benar-benar terwujud,” tutupnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.