Kamis, 11 Jun 2026 22:21 WIB

DPRD Surabaya Dukung Inisiatif Program Ketahanan Panganan Unesa

Mahasiswa Unesa saat audiensi dengan DPRD Surabaya (foto: Fraksi Golkar for jatimnow.com)
Mahasiswa Unesa saat audiensi dengan DPRD Surabaya (foto: Fraksi Golkar for jatimnow.com)

jatimnow.com – Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, menyampaikan dukungannya kepada mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang tengah berkompetisi dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional. 

Dukungan itu disampaikan saat menerima audiensi mahasiswa Unesa di Kantor DPRD Surabaya.

Baca Juga: Catatan Kritis DPRD Surabaya di Moment HJKS ke 733

Dalam audiensi tersebut, mahasiswa Unesa mempresentasikan gagasan mereka tentang pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk peningkatan produktivitas dan pengelolaan perikanan modern. 

Menurut Fathoni, inovasi tersebut sejalan dengan fokus pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, yang menitikberatkan pada program ketahanan pangan dan kemandirian energi.

“Presiden Prabowo sangat menitikberatkan ketahanan pangan sebagai antisipasi kondisi geopolitik global yang sedang tidak menentu, karena kunci keberlangsungan bangsa dalam menghadapi situasi dunia yang tidak menentu adalah dengan kemandirian energi dan ketahanan pangan,” ujarnya Kamis (16/10/2025).

Ia menegaskan, Surabaya memiliki peluang besar untuk mendukung program nasional tersebut melalui penguatan sektor perikanan, terutama di kawasan pantai timur Surabaya. Salah satunya dengan kolaborasi antara Pemkot dan kampus dalam penerapan teknologi untuk rekayasa budi daya ikan.

“Surabaya bisa mendukung program ini dengan upaya edukasi terhadap pemilik tambak di kawasan pantai timur Surabaya melalui kerja sama dengan kampus yang ada di Surabaya terkait dengan pemanfaatan teknologi dalam rekayasa budi daya perikanan, sehingga produktivitas meningkat,” jelasnya.

Politisi yang akrab disapa Mas Toni ini juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur pendukung agar hasil panen tambak dapat dengan mudah didistribusikan ke pasar.

“Agar distribusi mudah, maka Pemkot harus membangun jalan yang layak menuju tambak-tambak masyarakat, sehingga hasil panen dapat dengan mudah diambil dan dikirim ke pembeli baik di pasar maupun pedagang grosir hasil perikanan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mas Toni mengapresiasi gagasan mahasiswa Unesa yang tengah berkompetisi di ajang nasional tersebut. Menurutnya, riset pemanfaatan teknologi AI untuk pengelolaan perikanan modern merupakan langkah inovatif yang bisa mendukung kebijakan ketahanan pangan pemerintah.

Baca Juga: APBD Surabaya Rp12,7 Triliun, Difabel Desak Perda Perlindungan

“Gagasan mahasiswa Unesa yang sedang mengikuti Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional tentang pemanfaatan teknologi AI dalam peningkatan dan pengelolaan perikanan modern ini gagasan yang bagus dan semoga mendapatkan kemenangan, sehingga gagasan tersebut dapat diimplementasikan dalam upaya Pemkot mendukung program ketahanan pangan Presiden Prabowo Subianto,” kata Fathoni.

Selain itu, ia juga mendorong agar Pemkot memanfaatkan lahan tidak produktif sebagai alternatif pengembangan pangan lokal, termasuk budidaya semanggi.

“Disamping rekayasa teknologi perikanan, Pemkot juga dapat mendorong pemanfaatan lahan-lahan tidak produktif sebagai tempat budidaya semanggi. Semanggi bisa menjadi alternatif pangan selain beras di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan,” tuturnya.

Fathoni juga menambahkan, riset mahasiswa Unesa yang memanfaatkan AI dapat membantu petambak dalam menentukan kondisi air yang ideal bagi pertumbuhan ikan.

“Sesuai hasil presentasi mahasiswa Unesa tadi, AI bisa dimanfaatkan untuk mengukur kadar air, amoniak, dan takaran pakan yang pas, sehingga kualitas air menjadi baik untuk ikan berkembang biak,” pungkasnya.

Baca Juga: Cara Politisi Gerindra Surabaya Berbagi Kebahagiaan dengan Ojol Moment Idul Adha

Di tempat sama, Achmad Nurdjayanto, anggota Komisi C DPRD Surabaya, yang turut hadir dalam audiensi, menyambut baik langkah mahasiswa Unesa yang menghadirkan solusi teknologi untuk mendukung produktivitas sektor perikanan.

“Kami di DPRD tentu mendukung penuh upaya mahasiswa yang punya gagasan konkret seperti ini. Inovasi dari kampus sangat dibutuhkan untuk memperkuat ketahanan pangan Surabaya, apalagi jika disinergikan dengan kebijakan pembangunan infrastruktur oleh Pemkot,” ujar Achmad.

Menurutnya, gagasan mahasiswa tersebut menjadi bukti bahwa kalangan muda memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan pangan masa depan.

“Kita perlu membuka ruang bagi riset dan ide-ide mahasiswa agar bisa diterapkan di lapangan. Kalau kampus menyiapkan teknologinya, pemerintah menyiapkan infrastruktur, maka ketahanan pangan Surabaya bisa benar-benar terwujud,” tutupnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.