Senin, 08 Jun 2026 05:58 WIB

Buron Setahun, Bandit Penuh Tato ini Didor

  • Penulis :
  • | Senin, 15 Okt 2018 21:54 WIB
Mochamad Aris alias Mat Tohir saat diamankan di Mapolrestabes Surabaya.
Mochamad Aris alias Mat Tohir saat diamankan di Mapolrestabes Surabaya.

jatimnow.com - Menjadi buron selama setahun dengan kabur ke luar kota, membuat Mochamad Aris alias Mat Tohir (25) warga Simo Pomahan Baru Barat Gang 2 No. 1, Surabaya tak betah. Dia kembali ke rumahnya dengan harapan sudah lepas dari pemburuan pihak kepolisian.

Tapi, harapan Mat Tohir itu melenceng. Sebab, sehari setelah kepulangannya, ia disergap Unit Resmob Polrestabes Surabaya yang memang sudah memburunya sejak 2017 lalu. Dia disergap pada Jumat (12/10/2018) malam saat melintas di jalan Banyu Urip, Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Saat kami sergap, pelaku berontak dan sempat memukul salah satu anggota. Kami terpaksa melumpuhkan pelaku dengan tembakan pada kakinya," tegas Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, Iptu Bima Sakti, Senin (15/10/2018).

Bandit penuh tato itu diburu Unit Resmob sejak Oktober 2017 setelah merampas HP Smartfrend milik Rizki (15) di Jalan Simorejo Gang X, Surabaya. Saat itu ia beraksi bersama dua rekannya yaitu Arifin dan Desy.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

"Dua rekannya sudah kami tangkap tidak lama setelah kejadian (tahun 2017). Tapi pelaku ini kabur dan kami tetapkan menjadi DPO kami," beber Bima.

Dari catatan penyidik, Mat Tohir dan komplotannya tidak hanya beraksi di 1 TKP itu. Namun, di wilayah Sukomanunggal saja, sudah ada 2 TKP.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kami akan mengembangkan TKP-nya. Kami tengah mengeler pelaku ini karena pelaku ini merupakan otak dari komplotan tersebut," pungkas Bima.

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.