Senin, 27 Jul 2026 23:29 WIB

Satu Lagi Balita yang Diperdagangkan Online Ditemukan

  • Penulis :
  • | Senin, 15 Okt 2018 16:40 WIB
Alton (pakai kerpus kiri) dan MN (pakai kerpus kanan) saat dihadapkan ke awak media, di Mapolrestabes Surabaya, Senin (15/10/2018).
Alton (pakai kerpus kiri) dan MN (pakai kerpus kanan) saat dihadapkan ke awak media, di Mapolrestabes Surabaya, Senin (15/10/2018).

jatimnow.com - Pengakuan Alton Phinandhita Prianto (29) warga Jalan Sawunggaling I Kavlingan No D-15, Jemundo, Sidoarjo yang memperdagangkan balita (bayi di bawah 5 tahun) tiga kali, bukan isapan jempol semata.

Sebab, dari 2 balita yang tersisa, 1 diantaranya ditemukan kembali.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Satu balita itu ditemukan Unit Jatanras Polrestabes Surabaya pada Minggu (14/10/2018) malam di Surabaya.

Selain mengamankan balita laki-laki berumur 3 minggu yang dijual-belikan itu, unit ini juga menangkap seorang perempuan yang membeli balita itu.

Perempuan itu bernama MN atau Mafazza Nurwahyu (24) warga Jalan Karah No. 29, Jambangan, Surabaya.

"Dia (MN) sudah kami tetapkan menjadi tersangka dan kami tahan. Sedangkan balita yang dibelinya, kami titipkan ke Pemkot Surabaya," beber Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan, Senin (15/10/2018).

Seperti pada kasus pertama, MN membeli balita itu melalui perantara Alton, pemilik akun instagram lembaga kesehteraan keluarga.

Transaksi dilakukan Alton bersama MN dengan menemui seorang perempuan asal Bandung di Semarang pada 23 September 2018 lalu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Saat ditransaksikan, balita itu masih berumur 3 hari," sebut Rudi.

Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran menjelaskan, balita ini ditransaksikan dengan nilai Rp 3.800.000,- yang dibayar oleh MN.

Alton mendapatkan balita itu dari seorang perantara asal Bandung yang dikenalnya sebelumnya. Sedangkan balita itu berasal dari Tangerang.

"Balita itu hasil hubungan pasangan mahasiswa di luar nikah. Saat ini tengah kami cari, baik perantara maupun orang tuanya," tegas Sudamiran.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Sebelumnya, Unit Jatanras dibawah komando Kanit AKP Agung Widoyoko dan Kasubnit Iptu Arief Rizki Wicaksana menangkap Alton dalam kasus perdagangan balita laki-laki 11 bulan yang dijual dari Surabaya ke Bali.

"Jadi, berkas perkara yang menjerat tersangka Alton, kami pisah per kasus. Jadi sudah ada dua berkas perkara yang kami jeratkan kepadanya," sambung Sudamiran.

Alton sendiri sebelumnya juga mengaku, semenjak mengelola akun instagram itu September 2017, dirinya sudah memperdagangan 3 balita dari kota satu ke kota lain. Dua balita berhasil ditemukan, satu lagi masih dilacak keberadaannya.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.