Senin, 08 Jun 2026 14:22 WIB

IOH dan SheHacks Berdayakan Perempuan Daerah Lewat PaPeDa

Melalui inisiatif PaPeDa, Indosat ingin memastikan para perempuan di daerah mendapatkan akses yang setara untuk mengembangkan potensi. (Foto/IOH)
Melalui inisiatif PaPeDa, Indosat ingin memastikan para perempuan di daerah mendapatkan akses yang setara untuk mengembangkan potensi. (Foto/IOH)

jatimnow.com - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), melalui gerakan SheHacks, kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan perempuan Indonesia melalui inovasi teknologi dengan meluncurkan inisiatif Pandu Perempuan Daerah (PaPeDa).

Program ini bertujuan untuk menjangkau dan membekali perempuan-perempuan daerah yang menjadi penggerak komunitas lokal dengan pendampingan intensif untuk menciptakan solusi teknologi yang relevan dan berdampak bagi lingkungan mereka.

SheHacks, yang telah lama dikenal sebagai wadah untuk mengurangi kesenjangan gender di berbagai bidang seperti ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan, kini memperluas sayapnya dengan fokus pada pemberdayaan perempuan di daerah-daerah yang seringkali kurang mendapatkan perhatian.

Baca Juga: Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera

PaPeDa dirancang dengan pendekatan sistematis yang terdiri dari beberapa tahapan penting. Tahap pertama adalah Sesi Online, yang berfungsi sebagai pembekalan awal secara daring.

Sesi ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep dasar program dan tujuan yang ingin dicapai kepada para peserta.

Selanjutnya, program dilanjutkan dengan Bootcamp Offline, sebuah pertemuan intensif selama satu hari yang dirancang untuk 15 peserta terbaik.

Bootcamp ini fokus pada peningkatan keterampilan praktis yang esensial bagi para pemimpin komunitas. Tahap terakhir dan paling berkelanjutan adalah Pendampingan Online dan Implementasi Pilot.

Selama beberapa bulan, peserta akan mendapatkan pendampingan berkelanjutan secara daring, serta kesempatan untuk mengimplementasikan proyek percontohan di wilayah masing-masing.

Keseluruhan tahapan ini bertujuan agar para pemimpin komunitas perempuan dapat menguasai berbagai keterampilan, mulai dari perencanaan yang matang, kemampuan storytelling yang efektif, hingga pengukuran dampak dan pelaporan yang akurat, sehingga mereka mampu menjalankan inisiatif “mini SheHacks” secara mandiri di komunitasnya.

Dalam menjalankan PaPeDa, Indosat Ooredoo Hutchison menggandeng UN Women dan Kumpul id untuk menyeleksi dan membina perempuan-perempuan daerah yang memiliki potensi besar, namun seringkali memiliki keterbatasan akses dalam mengembangkan solusi bagi komunitasnya.

Director and Chief Human Resource Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Irsyad Sahroni, menegaskan komitmen perusahaan untuk memberdayakan masyarakat Indonesia secara merata.

"Komitmen Indosat dalam memberdayakan masyarakat Indonesia tidak hanya berfokus di perkotaan, tetapi juga diperluas hingga ke daerah. Melalui inisiatif PaPeDa, kami ingin memastikan para perempuan di daerah mendapatkan akses yang setara untuk mengembangkan potensi mereka," ujar Irsyad.

Baca Juga: ASLI Jatim Dorong Perempuan Berdaya Melalui Bisnis Laundry

Pihaknya meyakini perempuan memiliki peran penting sebagai penggerak perubahan dan bagian dari ruang kolaborasi yang membangun komunitas.

"Karena itu, kami sangat mengapresiasi dukungan UN Women dan Kumpul.id yang memiliki kesamaan visi dalam menghadirkan dampak positif bagi perempuan dan komunitas di Indonesia," terangnya.

Head of Programme UN Women Indonesia, Dwi Faiz, menyambut baik kolaborasi ini dan mengungkap pentingnya dukungan terhadap inovasi wirausaha berbasis teknologi.

Ia bilang, kerja sama UN Women dengan Indosat telah terjalin selama lebih dari lima tahun untuk mendukung perempuan Indonesia menciptakan inovasi wirausaha berbasis teknologi.

"Kali ini, melalui program PaPeDa, kami melihat langkah signifikan untuk memperkuat ketangguhan komunitas, khususnya dalam menghadapi tantangan besar," kata Dwi Faiz.

Baca Juga: Komdigi dan Indosat Rilis Sahabat-AI Berbasis Lokal

UN Women yakin bahwa para perempuan pemimpin komunitas yang terlibat dalam PaPeDa akan menjadi penggerak perubahan yang lebih luas.

"Kami berharap program ini dapat terus menginspirasi perubahan positif, dan dengan kepemimpinan perempuan, UN Women berkomitmen akan terus mendorong transformasi yang berdampak di masyarakat," terangnya.

Selama dua bulan, akan dipilih delapan peserta terbaik berdasarkan kekuatan konsep, proposal, pengukuran dampak, kesiapan pelaksanaan, dan penilaian mentor. Rangkaian seleksi dan pembinaan PaPeDa melibatkan 86 pemimpin komunitas perempuan, yang kemudian disaring menjadi Top 30, Top 15, dan akhirnya Top 8.

Delapan peserta terpilih akan mengikuti kelas lanjutan yang berfokus pada penguatan keterampilan pitching. Mereka akan mempresentasikan hasil mini pilot project yang telah dijalankan, yang menjadi kesempatan strategis untuk memperluas jaringan dan membuka peluang pendanaan.

Para finalis akan menerima Sertifikasi PaPeDa (Basic Certification) dan berhak menyelenggarakan kegiatan mini SheHacks secara mandiri di komunitasnya.

“PaPeDa hanyalah langkah awal bagi para peserta. Kami percaya, dengan pembekalan yang tepat, perempuan dapat semakin berdaya dan berkontribusi mendorong kemajuan,” tutup Irsyad.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.