Selasa, 28 Jul 2026 03:27 WIB

Kota Kediri Sosialisasi Deteksi Dini Lupus dan Kanker

  • Penulis :
  • | Rabu, 17 Sep 2025 18:00 WIB
Sosialisasi penyakit tidak menular. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)
Sosialisasi penyakit tidak menular. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Kesehatan menggelar sosialisasi deteksi dini penyakit tidak menular (PTM) di Ruang Joyoboyo, Balai Kota Kediri. Kegiatan ini menekankan pentingnya deteksi dini kanker payudara, kanker serviks, dan Lupus Eritematosus Sistemik (LES).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, dr. Fajri Mubasysyir, menjelaskan sosialisasi ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan puskesmas agar mampu mengenali gejala PTM lebih awal.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Resmikan Gedung I RSUD Gambiran, Perkuat Layanan Kesehatan

“Deteksi cepat sangat penting, terutama untuk penyakit lupus yang gejalanya mirip dengan penyakit lain. Jika dikenali sejak dini, pasien bisa segera mendapatkan penanganan,” ujarnya, Rabu (17/9/2025).

Gejala LES yang perlu diwaspadai antara lain ruam berbentuk kupu-kupu di wajah, nyeri sendi, kelelahan ekstrem, demam, sesak napas, sariawan, sensitif terhadap sinar matahari, hingga pembengkakan pada tubuh. LES juga bisa menyerang organ dalam seperti ginjal, jantung, paru-paru, dan saraf.

Baca Juga: Pemkot Kediri Operasikan 5 Armada Bus Sekolah di Hari Pertama

Untuk kanker payudara, tanda-tanda awal meliputi benjolan pada payudara, perubahan ukuran atau tekstur, kulit mengerut seperti jeruk, serta keluarnya cairan dari puting. Sementara kanker serviksditandai dengan pendarahan abnormal, keputihan berbau, serta nyeri panggul atau saat berhubungan seksual.

“Sayangnya banyak pasien datang dalam kondisi stadium lanjut sehingga sulit disembuhkan. Karena itu, masyarakat perlu rutin melakukan pemeriksaan, minimal setahun sekali. Lebih baik mencegah dengan deteksi dini daripada mengobati ketika sudah parah,” tambah dr. Fajri.

Baca Juga: Kuota Sekolah Rakyat Kota Kediri Masih Tersedia, Warga Desil 3-4 Boleh Daftar

Sosialisasi ini juga menghadirkan pemateri dari RSUD Gambiran, yakni dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis bedah onkologi. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Kediri berharap tenaga kesehatan lebih siap melakukan skrining, sementara masyarakat semakin sadar untuk memeriksakan kesehatan secara rutin.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.