Minggu, 26 Jul 2026 15:02 WIB

Waspada Penipuan Rekrutmen, KAI Ingatkan Hanya Gunakan Website Resmi

  • Penulis :
  • | Senin, 15 Sep 2025 15:30 WIB
Pelayanan di Stasiun Kediri. (Foto: Daop 7 Madiun/jatimnow.com)
Pelayanan di Stasiun Kediri. (Foto: Daop 7 Madiun/jatimnow.com)

jatimnow.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengingatkan masyarakat agar mewaspadai modus penipuan berkedok rekrutmen. Baru-baru ini beredar situs palsu recruitmentkai.com yang mengaku sebagai laman resmi rekrutmen KAI.

KAI menegaskan bahwa situs tersebut bukan website resmi. Seluruh informasi rekrutmen KAI hanya diumumkan melalui laman resmi https://e-recruitment.kai.id.

Baca Juga: Stasiun Kediri Layani 57.383 Penumpang Selama Libur Sekolah 2026

“Kami meminta masyarakat untuk berhati-hati terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen KAI. Jangan pernah percaya pada situs atau akun tidak resmi yang beredar di luar kanal resmi perusahaan,” demikian keterangan tertulis KAI, seperti dilihat jatimnow.com, pada Senin (15/9/2025).

Website Resmi Rekrutmen KAI

Salah: recruitmentkai.com

Baca Juga: Daop 7 Pastikan Seluruh Jalur Aman Pasca Gempa 5,6 M Pacitan

Benar: e-recruitment.kai.id

Selain melalui situs resmi, informasi seputar rekrutmen juga dapat dipantau di media sosial resmi KAI, seperti Instagram, X (Twitter), TikTok, dan YouTube dengan akun @keretaapikita.

KAI mengingatkan para calon pelamar agar tidak mudah percaya pada oknum yang menawarkan kelulusan dengan imbalan uang. Selalu mengecek ulang informasi melalui website resmi dan melapor ke pihak berwajib jika menemukan indikasi penipuan.

Baca Juga: Antisipasi Macet Saat CFN 6 Juni, Stasiun Kediri Imbau Penumpang Datang Lebih Awal

KAI juga menegaskan, dalam setiap proses rekrutmen, perusahaan tidak pernah memungut biaya apa pun. Semua tahapan dilakukan secara transparan dan hanya diumumkan lewat kanal resmi.

Dengan adanya imbauan ini, masyarakat diharapkan lebih waspada agar tidak menjadi korban penipuan yang merugikan.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.