Selasa, 28 Jul 2026 05:41 WIB

Dua Rumah di Dupak Timur Surabaya Terbakar, Satu Orang Tewas

  • Penulis :
  • | Sabtu, 06 Sep 2025 11:10 WIB
Foto: Kebakaran yang terjadi di dua rumah di Surabaya (Rizky/jatimnow.com)
Foto: Kebakaran yang terjadi di dua rumah di Surabaya (Rizky/jatimnow.com)

jatimnow.com–Kebakaran hebat menghanguskan dua rumah di Jalan Dupak Timur III No. 19 dan 21, Kelurahan Jepara, Kecamatan Bubutan, Surabaya. Peristiwa ini menewaskan seorang pria bernama Mustofa (54), warga asal Pamekasan.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Wasis Sutikno, mengatakan laporan kebakaran pertama kali diterima sekitar pukul 07.04 WIB dari seorang warga bernama Tutik.

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

“Begitu laporan masuk, unit langsung kami gerakkan. Petugas tiba di lokasi pukul 07.09 WIB dan langsung melakukan pemadaman. Api pokok berhasil dipadamkan pukul 07.32 WIB dan kondisi dinyatakan kondusif pukul 08.22 WIB,” ujarnya, Sabtu (6/9/2025).

Sebanyak 15 unit mobil pemadam diterjunkan ke lokasi, termasuk dua unit dari Rayon Pasarturi serta bantuan dari berbagai pos. Lima unit tim rescue juga ikut dikerahkan, dengan dukungan dua tangki air dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Api membakar dua rumah dua lantai dengan luas terbakar sekitar 8 x 9 meter pada masing-masing rumah. Seluruh lantai dua hangus terbakar. Tragedi terjadi ketika Mustofa, penghuni salah satu rumah, berusaha menyelamatkan diri. Ia meloncat dari lantai dua namun akhirnya meninggal dunia di lokasi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

“Kondisi di dalam rumah saat itu sudah penuh asap tebal. Diduga korban panik dan nekat meloncat dari lantai dua. Sayangnya nyawa tidak tertolong,” kata salah satu petugas di lapangan.

Pemilik rumah yang terdampak masing-masing tercatat atas nama Ach. Yulianto dan M. Romli. Proses penanganan turut melibatkan BPBD Kota Surabaya, Satpol PP, Posko Terpadu Kasuari, PMI, DLH, hingga PLN. Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan kerugian material akibat peristiwa ini.

“Kami juga menghadapi kendala air karena sumber dari sungai terdekat minim. Untungnya ada bantuan tangki dari DLH,” pungkasnya.

Baca Juga: Rumah Janda di Plosoklaten Kediri Diduga Dibakar Mantan Suami

 

Reporter: Fatkhur Rizky

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.