Sabtu, 06 Jun 2026 14:47 WIB

Unitomo Dorong Desa Wisata Aman Bencana di Probolinggo Lewat Expo KKN

Sekda Kab Probolinggo bersama Wakil Rektor dan Muspika Kecamatan Krejengan melakukan Penanaman Pohon wujud kepedulian lingkungan. (Foto: Humas Unitomo for JatimNow.com)
Sekda Kab Probolinggo bersama Wakil Rektor dan Muspika Kecamatan Krejengan melakukan Penanaman Pohon wujud kepedulian lingkungan. (Foto: Humas Unitomo for JatimNow.com)

jatimnow.com - Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) menggelar Expo Program Unggulan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Reguler bertema "Desa Wisata Aman Bencana" di Pendopo Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Rabu (20/08/2025).

Ajang tersebut menjadi puncak dari pengabdian 316 mahasiswa yang telah terjun ke 17 desa sejak 11 Agustus 2025, melaksanakan program pemberdayaan masyarakat dan mitigasi bencana.

Baca Juga: Gubes Unitomo Prof Ully Dorong Batik Tulis Jadi Kekuatan Industri Fashion Dunia

Dalam expo, mahasiswa mempresentasikan hasil kerja KKN, meliputi penataan wisata desa, pelatihan masyarakat, dan edukasi kebencanaan. Mereka juga memaparkan pemetaan daerah potensi bencana di 17 desa melalui aplikasi Inarisk, sebagai upaya mendukung mitigasi dan kesiapsiagaan masyarakat.

Wakil Rektor I Unitomo, Amirul Mustofa, menyatakan bahwa program ini memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa.

"Melalui KKN ini, mahasiswa belajar langsung dari masyarakat sekaligus mengabdi. Tema desa wisata aman bencana dipilih agar potensi wisata berkembang dengan sistem mitigasi yang kuat," ujarnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, mengapresiasi kontribusi Unitomo.

Baca Juga: Mahfud MD Ingatkan Bahaya Hukum Kedodoran

"Pendekatan wisata berbasis mitigasi bencana sangat relevan dengan kondisi geografis Probolinggo. Inovasi desa bisa berjalan beriringan dengan kesiapsiagaan bencana. Kami berharap program ini berlanjut menjadi model pengembangan desa yang berdaya saing," katanya.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Unitomo, Prof. Nur Sayidah, menegaskan bahwa tema KKN ini sejalan dengan visi Unitomo dalam pengabdian masyarakat berbasis riset dan kebutuhan lokal.

"Mahasiswa telah melakukan edukasi kebencanaan, pemetaan Inarisk, dan pengembangan potensi wisata desa. Hasilnya adalah kesadaran kolektif untuk menjaga desa tetap aman dan layak dikunjungi," jelasnya.

Baca Juga: RSUD dr Iskak Tulungagung Gelar Simulasi Penanganan Bencana dan Kegawatdaruratan

Melalui expo ini, Unitomo menegaskan komitmennya untuk mendorong kolaborasi strategis antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat.

KKN Tematik "Desa Wisata Aman Bencana" menjadi wahana inovasi dan penguatan kapasitas desa menghadapi tantangan pembangunan dan kebencanaan berkelanjutan.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.