Sabtu, 25 Jul 2026 10:26 WIB

Warga Mojokerto Dukung Penuh Program Makan Bergizi Gratis

Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren Suryalaya, Mojokerto, Senin (11/8/2025). Foto: BGN for JatimNow.com
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren Suryalaya, Mojokerto, Senin (11/8/2025). Foto: BGN for JatimNow.com

jatimnow.com - Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), program unggulan Presiden terpilih Prabowo Subianto, disambut dengan antusiasme tinggi oleh warga Mojokerto.

Acara yang digelar di Pondok Pesantren Suryalaya, Mojokerto, Senin (11/8/2025), ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola makan sehat dan bergizi, sebagai persiapan menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga: Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Wakil Ketua Komisi IX DPR RI M. Yahya Zaini, Tenaga Ahli DPR RI M. Sam’ani Kurniawan, Analis SDM Ahli Madya Sekretariat Deputi Promosi dan Kerja Sama BGN Alwin Supriyadi, Staff Direktorat Promosi dan Edukasi bidang promosi dan Kerja Sama BGN Widya Setiawan, dan Kades Banjaragung Mujib.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI M. Yahya Zaini menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan mengawasi pelaksanaan Program MBG.

"Kami berkomitmen untuk terus mengevaluasi, mengawasi, dan mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan dengan baik serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat," ujarnya.

Alwin Supriyadi dari BGN menambahkan bahwa Program MBG tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM, tetapi juga untuk memperkuat ketahanan pangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi di lingkungan sekitar.

Baca Juga: GMNI Jember Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi Ompreng Program MBG

"Menu makanan dalam program ini telah disusun sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) dan standar gizi yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) guna memastikan pemenuhan kebutuhan gizi yang optimal bagi penerima manfaat," jelasnya.

Widya Setiawan dari BGN juga menekankan pentingnya mengubah perilaku makan masyarakat ke arah yang lebih sehat.

"Program Makan Bergizi Gratis bertujuan mengubah perilaku makan ke arah yang lebih sehat, meningkatkan literasi gizi anak dan keluarga, serta menjadikan gizi bagian dari gaya hidup sehari-hari," ungkapnya.

Baca Juga: Demo MBG di Lamongan, Satgas Diminta Lakukan Evaluasi Tata Kelola

Program MBG diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam mengatasi masalah stunting dan gizi buruk, yang memiliki dampak signifikan terhadap tumbuh kembang anak dan potensi kecerdasannya di masa depan.

Bagi masyarakat yang tertarik untuk menjadi mitra program ini, pendaftaran dapat dilakukan melalui website resmi Badan Gizi Nasional (BGN)

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.