Jumat, 12 Jun 2026 08:36 WIB

Pemilik Akun Instagram Sudah Jual Tiga Balita

  • Penulis :
  • | Kamis, 11 Okt 2018 11:20 WIB
Balita 11 bulan yang sempat diperdagangkan dan berhasil diselamatkan Unit Jatanras Polrestabes Surabaya.
Balita 11 bulan yang sempat diperdagangkan dan berhasil diselamatkan Unit Jatanras Polrestabes Surabaya.

jatimnow.com - Kasus perdagangan balita (bayi di bawah 5 tahun) melalui instagram yang berhasil diungkap Unit Jatanras Polrestabes Surabaya, terus didalami.

Terbaru, penyidik mendapati transaksi 3 kali yang diakomodir pemilik akun instagram lembaga kesejahteraan keluarga tersebut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Hingga Kamis (11/10/2018), penyidik Unit Jatanras Polrestabes Surabaya menemukan jejak digital bahwa Alton Phinandhita Prianto (29) warga Jalan Sawunggaling I Kavlingan No D-15, Jemundo, Sidoarjo, sang pemilik akun instagram itu, telah mentransaksikan 3 balita sepanjang akun itu dibuatnya (September 2017).

Satu balita berhasil diselamatkan, dua lainnya masih dicari keberadaannya.

"Dua balita yang ditransaksikan sebelum balita yang ketiga, teridentifikasi dari Surabaya," sebut Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan melalui Kasatreskrim, AKBP Sudamiran, Kamis (11/10/2018).

Dua balita yang masih dicari keberadaannya itu, lanjut Sudamiran, diakui tersangka Alton terjual ke luar Kota Surabaya. Namun Sudamiran masih enggan membeberkan detail nama kotanya dengan alasan kepentingan penyelidikan. "Kami masih bekerja," tegasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Alton sendiri memiliki basic sebagai relawan kemanusiaan yang kerap membantu permasalahan rumah tangga dan keluarga. Namun September 2017 lalu, dia membuat akun instagram tersebut dengan kedok sebagai tempat konsultasi hati, rumah tangga dan keluarga.

Karena terdapat ratusan follower yang rata-rata perempuan bermasalah dengan kehidupan rumah tangganya, Alton akhirnya nekat menawarkan jasa adopsi ilegal dengan relasi-relasi yang ia kenal.

Dengan adopsi ilegal yang dijalankannya itu, Alton mendapat keuntungan Rp 5 juta hingga Rp 10 juta sebagai success fee mentransaksikan satu balita.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Sebelumnya, Alton ditangkap bersama tiga orang lainnya. Antara lain ibu balita laki-laki berumur 11 bulan bernama Lariza Anggraini (22) kos di Jalan Bulak Rukem Timur Gang 1-A, No. 31, Surabaya.

Kemudian Ni Ketut Sukawati (66) pensiunan bidan asal Lambing Simbang Kaja, Kec. Abiansemal, Kab. Badung, Bali yang berperan sebagai perantara serta Ni Nyoman Sirat (44) warga Sangging Sibang Kaja, Kab. Badung, Bali yang membeli balita laki-laki itu.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.