Kamis, 23 Jul 2026 03:00 WIB

Momen Haru Satgasmar Pam Pulau Terluar Pulang Kampung

Tangis haru tak terbendung saat para prajurit bertemu kembali dengan keluarga tercinta. (Foto: Ainul Yakin for JatimNow.com)
Tangis haru tak terbendung saat para prajurit bertemu kembali dengan keluarga tercinta. (Foto: Ainul Yakin for JatimNow.com)

jatimnow.com - Suasana haru bercampur bahagia menyelimuti Mako Brigif 2 Marinir Kesatrian Marinir R. Suhadi, Gedangan, Sidoarjo, Kamis (31/07/2025).

Keluarga besar Brigif 2 Marinir berkumpul untuk menyambut kedatangan para prajurit yang tergabung dalam Satuan Tugas Marinir Pengamanan Pulau Terluar (Satgasmar Pam Puter) XXVIII.

Setelah mengemban tugas negara selama kurang lebih 12 bulan di pulau-pulau terluar Indonesia, yakni Pulau Ndana dan Pulau Batek, para prajurit akhirnya kembali ke home base.

Baca Juga: Marinir Latih Sarjana Jadi Agen Perubahan Ekonomi Rakyat

Kedatangan mereka disambut dengan upacara militer yang dipimpin langsung oleh Wakil Komandan Pasmar 2, Kolonel Marinir Arief R.H. Anggorojati.

Baca Juga: Prajurit Yonif 3 Marinir Asah Ketepatan Menembak Malam di Surabaya

Pengalungan bunga kepada Komandan Satgas menjadi simbol apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka.

Tangis haru tak terbendung saat para prajurit bertemu kembali dengan keluarga tercinta. Peluk cium hangat menjadi pemandangan yang mengharukan, melepas rindu setelah berpisah selama setahun.

Komandan Pasmar 2, Brigjen TNI (Mar) Nanang Saefulloh, dalam amanatnya yang dibacakan oleh Wadan Pasmar 2, menyampaikan rasa bangga dan hormat kepada seluruh personel Satgasmar Pam Puter XXVIII.

Ia menegaskan bahwa tugas pengamanan di pulau-pulau terluar bukanlah tugas ringan, melainkan membutuhkan profesionalisme, disiplin, loyalitas, serta kesiapsiagaan yang tinggi.

"Wilayah Pulau Ndana sebagai pulau terluar di bagian selatan Indonesia, dan Pulau Batek yang berada pada titik strategis perbatasan, merupakan kawasan rawan yang membutuhkan kehadiran militer sebagai representasi kehadiran Negara di garis depan," tegas Komandan Pasmar 2.

Salah satu anggota Satgasmar Pam Puter XXVIII, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya dapat menyelesaikan tugas dengan baik.

Baca Juga: Siaga Operasi Militer, Intip Latihan Taktis Yonif 3 Marinir di Sidoarjo

"Penugasan ini menjadi pengalaman berharga bagi kami. Kami belajar banyak tentangSolidaritas, kerjasama, dan pentingnya menjaga kedaulatan NKRI," ujarnya dengan mata berkaca-kaca.



Keberhasilan Satgasmar Pam Puter XXVIII dalam melaksanakan tugasnya tidak hanya menunjukkan kompetensi taktis dan teknis sebagai prajurit Korps Marinir, tetapi juga membuktikan bahwa mereka adalah representasi kekuatan pertahanan negara yang tangguh dan dapat diandalkan.

"Jadikan pengalaman ini sebagai batu loncatan untuk meningkatkan kapabilitas dan kualitas diri, baik secara taktis maupun strategis. Kalian adalah ujung tombak Pasmar 2, tulang punggung kekuatan Korps Marinir dalam operasi-operasi yang diberikan," pungkas Komandan Pasmar 2.

Editor : Tim Jatimnow
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.