Sabtu, 06 Jun 2026 08:12 WIB

Misteri Logo Solo Safari, Gajah Legenda dan Hubungannya dengan PSI

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Minggu, 27 Jul 2025 12:15 WIB
Logo Solo Safari disebut mirip lambang PSI. Foto/Solo Safari
Logo Solo Safari disebut mirip lambang PSI. Foto/Solo Safari

jatimnow.com - Logo Solo Safari yang menampilkan gajah dengan belalai mendongak ke atas, memicu pertanyaan publik terkait kemiripannya dengan logo PSI

Marketing Manager Solo Safari, Reza Salman Farisy,  menjelaskan bahwa desain logo tersebut memiliki akar sejarah yang dalam dan terkait erat dengan legenda Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), cikal bakal Solo Safari.

"Logo Solo Safari memang menampilkan gajah," ujarnya di Surabaya, Sabtu (26/7/2025). 

Baca Juga: Inilah Destinasi Wisata Keluarga Hits di Solo

"Namun, desain ini bukan sekadar kebetulan.  Ia merepresentasikan gajah legendaris Taman Satwa Taru Jurug, gajah tanpa telinga yang dulunya menjadi hewan kesayangan Keraton dan dipercaya memiliki kekuatan penyembuhan," terangnya

TSTJ, yang kini bertransformasi menjadi Solo Safari, memiliki sejarah panjang yang tak lepas dari keberadaan gajah tersebut. 

Dahulu, Taman Satwa Taru Jurug, yang dikelola oleh Perumda milik Pemerintah Kota Surakarta, memiliki ikon berupa gajah tanpa telinga.

"Gajah ini sangat dihormati dan menjadi bagian penting dari sejarah dan budaya kota.  Setelah gajah tersebut wafat, dibuatlah patung gajah sebagai pengganti, dan gajah asli yang diawetkan tetap menjadi simbol TSTJ," ungkapnya

Reza menegaskan bahwa  keterkaitan logo Solo Safari dengan logo PSI yang sempat beredar,  merupakan kesalahpahaman. 

"Hubungan dengan PSI hanyalah sebuah kebetulan semata dan tidak ada kaitan langsung," tegasnya.

Baca Juga: Terpopuler! Event HUT RI di Solo Safari yang Wajib Dikunjungi

Logo Solo Safari lebih menekankan pada warisan sejarah dan budaya lokal yang diusung oleh Taman Safari Solo

Meskipun kini dikelola oleh Taman Safari Indonesia Group melalui PT Kelola Taman Wisata,  Solo Safari tetap menjunjung tinggi warisan sejarah dan budaya lokal tersebut. 

Hal ini tercermin dari  tingginya minat pengunjung, dengan rata-rata 1.000-1.200 pengunjung pada hari kerja dan 2.000-4.000 pengunjung pada akhir pekan.

Jumlah pengunjung tempat wisata Solo itu bahkan  meningkat pesat saat high season.  Surabaya tercatat sebagai kota terbesar kedua yang menyumbang pengunjung ke Solo Safari.

Perawatan satwa di Solo Safari juga mendapat perhatian serius.  Terdapat sekitar 120 keeper yang terbagi berdasarkan jenis satwa (herbivora, karnivora, reptil, dan primata), didukung oleh kurator dan dokter hewan. 

Baca Juga: Bingung Mau Kemana di Solo? Cak Now punya Jawabannya!

Biaya perawatan satwa, terutama makanan, mencapai lebih dari 50 juta rupiah per hari.  Harga tiket masuk pun telah disesuaikan, dengan harga tiket reguler weekday dewasa 55 ribu rupiah, anak 45 ribu rupiah.

Kemudian harga tiket Solo Safari premium weekday dewasa 65 ribu rupiah, anak 55 ribu rupiah; tiket reguler weekend dewasa 75 ribu rupiah, anak 60 ribu rupiah; dan tiket premium weekend dewasa 120 ribu rupiah. 


 

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.