Selasa, 28 Jul 2026 07:34 WIB

Pemkab Gresik Raih Tiga Penghargaan di Rakor Evaluasi CASN 2024

Foto: Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani (kanan) saat menerima penghargaan di Rakor Evaluasi CASN 2024 dan Manajemen Talenta. (Diskominfo Gresik/jatimnow.com)
Foto: Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani (kanan) saat menerima penghargaan di Rakor Evaluasi CASN 2024 dan Manajemen Talenta. (Diskominfo Gresik/jatimnow.com)

jatimnow.com,- Pemerintah Kabupaten Gresik meraih tiga penghargaan dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Penghargaan itu diberikan dalam ajang Rapat Koordinasi Evaluasi CASN Formasi 2024 dan Manajemen Talenta.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata sinergi kuat pimpinan daerah dan BKPSDM bahwa kerja kolaboratif mampu membawa Gresik di tingkat nasional.

Baca Juga: Staf PMD Gresik Jadi Tersangka Penipuan PPPK, Janjikan Lolos Lewat Jalur Dalam

Ketiga penghargaan yang diraih Pemkab Gresik yaitu Penghargaan Layanan Nomor Induk Pegawai (NIP) Kategori terbaik, Penuntasan Disparitas data semester I tahun 2025 kategori terbaik dan Manajemen Kenaikan Pangkat Periode Februari hingga Juni tahun 2025 kategori terbaik III.

Penghargaan tersebut diserahkan Kepala BKN RI Prof. Zudan Arif Fakrulloh didampingi Kepala Kantor Regional II BKN Surabaya A. Darmuji kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Fandi menyambut baik upaya sinergis antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan ekosistem ASN.

Baca Juga: Bongkar Kasus Besar, 27 Polisi Gresik Diganjar Penghargaan

"Pemkab Gresik menyadari betul akan pentingnya manajemen talenta sebagai bagian dari reformasi birokrasi. Kita tidak hanya memerlukan ASN dalam jumlah yang cukup, tetapi juga yang memiliki kompetensi unggul, integritas tinggi, dan potensi kepemimpinan yang kuat," ujarnya, Sabtu (26/7/2025).

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menilai kehadiran para kepala daerah dalam rapat kerja ini merupakan wujud komitmen kuat dalam memperbaiki kinerja birokrasi.

"Ini tidak mudah, tapi kehadiran mereka menunjukkan semangat untuk menabuh genderang birokrasi yang lebih efektif dan berdampak baik. Konsolidasi seperti ini akan terus kami lakukan," ungkapnya.

Baca Juga: DPRD Gresik Sampaikan Rekomendasi dan Strategi untuk Pemkab Optimalkan PAD

Sementara itu, BKN RI menggandeng Pemprov Jatim untuk mempercepat penerapan manajemen talenta di 38 wilayah kabupaten/kota. Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan memastikan efektivitas pelaksanaan program-program nasional hingga daerah.

"Tujuannya adalah untuk konsolidasi agar tata kelola pemerintahan kita semakin efektif. Sesuai arahan Presiden Prabowo, BKN diminta mendorong efektivitas pemerintahan agar program nasional, provinsi, dan kabupaten/kota bisa berjalan bersama," ujar Kepala BKN RI, Zudan Arif Fakrulloh.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.