Jumat, 12 Jun 2026 11:16 WIB

Pemkab Gresik Raih Tiga Penghargaan di Rakor Evaluasi CASN 2024

Foto: Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani (kanan) saat menerima penghargaan di Rakor Evaluasi CASN 2024 dan Manajemen Talenta. (Diskominfo Gresik/jatimnow.com)
Foto: Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani (kanan) saat menerima penghargaan di Rakor Evaluasi CASN 2024 dan Manajemen Talenta. (Diskominfo Gresik/jatimnow.com)

jatimnow.com,- Pemerintah Kabupaten Gresik meraih tiga penghargaan dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Penghargaan itu diberikan dalam ajang Rapat Koordinasi Evaluasi CASN Formasi 2024 dan Manajemen Talenta.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata sinergi kuat pimpinan daerah dan BKPSDM bahwa kerja kolaboratif mampu membawa Gresik di tingkat nasional.

Baca Juga: Bupati Gresik Minta Penyedia Jasa Jaga Intregitas, Bebas Korupsi dan Gratifikasi

Ketiga penghargaan yang diraih Pemkab Gresik yaitu Penghargaan Layanan Nomor Induk Pegawai (NIP) Kategori terbaik, Penuntasan Disparitas data semester I tahun 2025 kategori terbaik dan Manajemen Kenaikan Pangkat Periode Februari hingga Juni tahun 2025 kategori terbaik III.

Penghargaan tersebut diserahkan Kepala BKN RI Prof. Zudan Arif Fakrulloh didampingi Kepala Kantor Regional II BKN Surabaya A. Darmuji kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Fandi menyambut baik upaya sinergis antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan ekosistem ASN.

Baca Juga: Pemkab Gresik Gandeng Komdigi Gelar Government Transformation Academy 2026

"Pemkab Gresik menyadari betul akan pentingnya manajemen talenta sebagai bagian dari reformasi birokrasi. Kita tidak hanya memerlukan ASN dalam jumlah yang cukup, tetapi juga yang memiliki kompetensi unggul, integritas tinggi, dan potensi kepemimpinan yang kuat," ujarnya, Sabtu (26/7/2025).

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menilai kehadiran para kepala daerah dalam rapat kerja ini merupakan wujud komitmen kuat dalam memperbaiki kinerja birokrasi.

"Ini tidak mudah, tapi kehadiran mereka menunjukkan semangat untuk menabuh genderang birokrasi yang lebih efektif dan berdampak baik. Konsolidasi seperti ini akan terus kami lakukan," ungkapnya.

Baca Juga: Bupati Yani Berangkatkan Jemaah Haji Gresik, Bekali Paket Obat dan Vitamin

Sementara itu, BKN RI menggandeng Pemprov Jatim untuk mempercepat penerapan manajemen talenta di 38 wilayah kabupaten/kota. Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan memastikan efektivitas pelaksanaan program-program nasional hingga daerah.

"Tujuannya adalah untuk konsolidasi agar tata kelola pemerintahan kita semakin efektif. Sesuai arahan Presiden Prabowo, BKN diminta mendorong efektivitas pemerintahan agar program nasional, provinsi, dan kabupaten/kota bisa berjalan bersama," ujar Kepala BKN RI, Zudan Arif Fakrulloh.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.