Minggu, 07 Jun 2026 09:15 WIB

Terobosan Terapi Anak Panti Asuhan dengan Pendekatan Psikologi Jawa

  • Penulis :
  • | Jumat, 18 Jul 2025 18:21 WIB
Aqila Syahira, bersama Sofia Rahma, Berliana Shafira, dan Azizah Fitri Syariefah. Foto: Humas Unair
Aqila Syahira, bersama Sofia Rahma, Berliana Shafira, dan Azizah Fitri Syariefah. Foto: Humas Unair

jatimnow.com - Empat mahasiswa Psikologi UNAIR berhasil mendapatkan pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI.

Fokus penelitian mereka tak kalah penting, yaitu kesejahteraan psikologis anak-anak panti asuhan yang jadi kelompok rentan.

Baca Juga: Riset Bocah SD Sidoarjo, Air Hujan dan Gelas Kertas Ternyata Berisi Plastik

Ketua tim, Aqila Syahira, bersama Sofia Rahma, Berliana Shafira, dan Azizah Fitri Syariefah, dibimbing dosen Bani Bacan Hacantya, mengangkat tema terapi integratif yang menggabungkan Acceptance and Commitment Therapy (ACT) dengan falsafah Jawa yang dikenal dengan istilah nrimo ing pandum, sikap menerima dengan lapang dada.

“Dari pengamatan kami di masyarakat, anak-anak panti asuhan itu sering tampak kurang percaya diri, bahkan kerap mendapat stigma negatif dan ejekan. Dari situ kami kumpulkan data dan fakta untuk mendukung gagasan terapi ini,” ujar Aqila.

Penelitian itupun menghadirkan terobosan lewat integrasi pendekatan psikologis modern dengan kebijaksanaan lokal yang akrab di masyarakat Jawa.

Namun, Jalan untuk menerapkan terapi ini secara efektif tidak mudah. Tim menyadari tantangan besar berupa bias dan pelaksanaan program yang maksimal.

“Kami antisipasi dengan membangun kerja sama erat bersama wali panti, psikolog, dan pihak terkait lain. Kami juga menyiapkan rancangan intervensi yang sederhana tapi tetap efektif,” jelas Aqila menegaskan.

Baca Juga: Mahasiswa Magister Teknik Sipil Untag Surabaya Unjuk Gigi di IPCCE 2025 ITB

Apabila terapi ini terbukti efektif, dampaknya besar bagi anak-anak panti asuhan. Mereka diharapkan bisa tumbuh lebih optimis dan merasa diterima di tengah masyarakat, yang juga akan didorong untuk mengurangi stigma negatif terhadap anak panti.

“Harapannya, masyarakat dan pemerintah makin sadar untuk memperlakukan mereka dengan lebih positif. Kalau penelitian ini berhasil, kami ingin hasilnya bisa diterapkan lebih luas,” tambah Aqila.

Tak hanya berhenti di sini, Aqila menargetkan publikasi artikel ilmiah di jurnal bereputasi sebagai luaran wajib PKM RSH agar penelitiannya bisa dikenal dan diadopsi secara luas.

“Dengan adanya artikel ilmiah, penelitian ini bisa jadi referensi bagi peneliti lain dan manfaatnya tersebar lebih luas,” katanya.

Baca Juga: Unitomo Rancang Perlindungan Hukum Remaja Pengguna PayLater, Regulasi Mendesak!

Aqila juga berharap stigma negatif terhadap anak panti asuhan dapat perlahan terhapus.

“Perlu kolaborasi dari seluruh lapisan masyarakat supaya citra anak panti jadi lebih positif dan mereka dapat menerima diri dengan baik serta tetap optimis menjalani hidup,” pungkasnya.

Kontributor: Ali Masduki

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.