Kamis, 23 Jul 2026 09:33 WIB

DPRD Setujui RPJMD Surabaya 2025-2029, Target jadi Kota Dunia

DPRD Setujui Raperda RPJMD Surabaya Tahun 2025-2029 (foto: DPRD Surabaya for jatimnow.com)
DPRD Setujui Raperda RPJMD Surabaya Tahun 2025-2029 (foto: DPRD Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com - DPRD telah menyetujui Raperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Surabaya Tahun 2025-2029, dalam Sidang Paripurna di Kantor DPRD Surabaya, Jalan Yos Sudarso.

Sidang Paripurna di pimpin langsung oleh Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono. Persetujuan RPJMD Surabaya ini juga telah di setujui oleh seluruh fraksi di DPRD.

Baca Juga: Kinerja Lurah dan Camat di Surabaya Menurut DPRD

Persetujuan fraksi juga di perkuat dari pernyataan Ketua Panitua Khusus (Pansus) Raperda RPJMD Achmad Nurdjayanto.

"Setelah melalui proses pembahasan yang seksama, maka dapat dilaporkan hasil Pansus sebagaimana terlampir untuk ditindaklanjuti,” ungkap Achmad, dalam laporannya, Rabu (9/7/2025).

Suasana Sidang Paripurna persetujuan Raperda RPJMD SurabayaSuasana Sidang Paripurna persetujuan Raperda RPJMD Surabaya

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Ungkap Alasan Intens Sidak di Lapangan

Sementara Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan RPJMD 2025-2029 memiliki visi besar untuk menjadikan Surabaya sebagai kota dunia dalam lima tahun ke depan. 

Untuk mencapai tujuan tersebut, beberapa proyek strategis dan peningkatan layanan masyarakat akan menjadi fokus utama Pemkot Surabaya.

"Dalam RPJMD ini, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik agar lebih efisien dan mudah diakses masyarakat,” kata Wali Kota Eri Cahyadi.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Beri Bantuan Pendidikan untuk 7.380 Siswa SMA/SMK/MA Sederajat

Pembangunan Surabaya sebagai kota dunia tidak akan dilakukan oleh pemerintah sendiri. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat.

"Seperti yang kita lihat, kota-kota dunia yang berhasil itu adalah kegiatan dilakukan bersama dengan seluruh elemen, termasuk masyarakatnya. Bukan berarti ketika ada pergerakan bersama, bantuan bersama antara pemerintah dengan masyarakatnya bukan berarti pemerintah lepas tangan, tidak," pungkas Eri.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.