Selasa, 21 Jul 2026 19:53 WIB

Mas Dhito Dukung Investor Lokal Kembangkan Peternakan Susu Perah di Kediri

  • Penulis :
  • | Senin, 07 Jul 2025 11:35 WIB
Bupati Kediri Mas Dhito dalam rapat di Kantor Pemkab Kediri. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Bupati Kediri Mas Dhito dalam rapat di Kantor Pemkab Kediri. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengapresiasi munculnya pengusaha lokal yang akan berinvestasi pada sektor peternakan khususnya pengembangan peternakan sapi perah di Kabupaten Kediri.

Investasi pada peternakan sapi perah ini, selain mendukung pemenuhan susu secara nasional juga dapat menyedot tenaga kerja. Terlebih investor telah menyatakan komitmennya untuk merekrut tenaga kerja dari warga miskin.

Baca Juga: Kasus Kekerasan Anak Terus Meningkat, Pemkab Kediri Dorong Korban Berani Melapor

“Pada prinsipnya kami Pemerintah Kabupaten Kediri sangat mensuport, apalagi siap menyerap tenaga kerja dari warga miskin,” kata Mas Dhito, dalam rilisnya yang diterima redaksi, pada Senin (7/7/2025).

Dukungan itu disampaikan Mas Dhito saat melakukan pertemuan dengan Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Kementerian Pertanian dan pihak investor dari PT IBS Farm dari Plosoklaten. Terlebih komitmen dari pihak investor sejalan dengan program kerjanya di periode kedua, yang fokus mengentaskan kemiskinan ektrem.

Untuk mengentaskan warga dari kemiskinan ektrem, pemerintah daerah siap menggandeng berbagai pihak, terutama pengusaha yang akan berinvestasi di Kabupaten Kediri. Mas Dhito pun meminta jajarannya untuk dapat membantu suksesnya pengurusan perizinan bagi para investor.

“Kita sudah menanti investor datang, ini sudah di depan mata, jangan sampai gagal karena administrasi," ungkapnya.

Baca Juga: Sastra Saraswati Sewana Yatra di Candi Tegowangi, Mas Dhito: Perkuat Toleransi

Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Kementerian Pertanian Makmun dalam pertemuannya dengan Mas Dhito mengungkapkan,  saat ini untuk memenuhi kebutuhan susu di Indonesia masih harus impor.  Sebab produksi susu di Indonesia baru 21 persen dari 4,7 juta ton total kebutuhan.

“Produksi kita itu baru 1 juta ton setiap tahun dan 60 persen populasi sapinya di Jawa Timur,” ungkapnya.

Kedatangannya di Kabupaten Kediri itu diakui sebagai upaya pemerintah dalam mengurangi impor susu mengingat adanya kesanggupan pengusaha lokal untuk mengembangkan peternakan sapi perah. Dalam hal ini, PT IBS Farm rencananya berinvestasi 3000 ekor sapi perah secara berkala.

Baca Juga: Cerita Sedih Guru SDN Gadungan 2 Kediri, Tak Ada Murid Baru di Penghujung Masa Bakti

Sebagai tahap awal, dari 500 ekor sapi perah yang rencananya akan didatangkan dari Australia pada tahun 2025, kini sebanyak 100 ekor sudah datang dan berada di Balai Karantina sebelum akhirnya dikirim ke kandang milik IBS Farm.

Sementara itu, Pemilik IBS Farm Muhammad Rofiq menyatakan keseriusannya untuk berinvestasi di peternakan sapi perah. Sebagaimana yang telah dijalankan pada budidaya sapi pedaging selama ini,  seluruh tenaga kerja diambil dari masyarakat sekitar, khususnya mereka dari kalangan kurang mampu.

“Kita telah membicarakan dengan Dinas Sosial meminta data warga miskin yang akan saya rekrut untuk kerja di situ,” akunya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.