Jumat, 12 Jun 2026 17:44 WIB

Sindikat Perdagangan Balita Online Terungkap, Ini Harganya

  • Penulis :
  • | Selasa, 09 Okt 2018 13:15 WIB
Petugas menginterogasi  tersangka perdagangan balita melalui instagram, di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (9/10/2018)
Petugas menginterogasi tersangka perdagangan balita melalui instagram, di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (9/10/2018)

jatimnow.com - Setelah mengungkap peran dan modus 4 tersangka yang ditangkap karena terbukti melakukan perdagangan balita (bayi di bawah 5 tahun) melalui instagram, Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya juga mengungkap tarif yang dibandrol otak sindikat ini.

"Untuk balita 11 bulan yang ditransaksikan kali ini, sebesar Rp 15 juta," beber Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, Selasa (9/10/2018).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Tarif itu terungkap setelah penyidik melakukan pemeriksaan intensif terhadap 4 pelaku. Antara lain Lariza Anggraini (22) kos di Jalan Bulak Rukem Timur Gang 1-A, No. 31, Surabaya yang merupakan ibu dari balita laki-laki berumur 11 bulan.

Kemudian pemilik akun instagram yaitu Alton Phinandhita Prianto (29) warga Jalan Sawunggaling I Kavlingan No D-15, Jemundo, Sidoarjo.

"Keduanya kami tangkap di Surabaya dan Sidoarjo di tempat tinggal masing-masing," beber Sudamiran.

Kemudian, di Pulau Bali, Unit Jatanras yang dipimpin Kanit AKP Agung Widoyoko dan Kasubnit Iptu Arief Rizki Wicaksana, berhasil meringkus dua orang perempuan.

Yaitu Ni Ketut Sukawati (66) pensiunan bidan asal Lambing Simbang Kaja, Kec. Abiansemal, Kab. Badung, Bali yang berperan sebagai perantara.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sedangkan pembelinya adalah Ni Nyoman Sirat (44) warga Sangging Sibang Kaja, Kab. Badung, Bali.

"Pembeli ini hanya mengenal sang pensiunan bidan (Ni Ketut Sukawati) yang kemudian tertarik membeli bayi yang ditawarkan pensiunan bidan tadi," tambah Sudamiran.

Kesepakatan harga itu, lanjut Sudamiran, dilakukan antara pelaku Alton dan Ni Ketut Sukawati. Nah, dari tarif Rp 15 juta yang disepakati itu, Alton mendapat upah Rp 2,5 juta dan Ni Ketut Sukawati mendapat Rp 5 juta.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Uang Rp 7,5 juta itu didapat dari pembeli balita, yaitu Ni Nyoman Sirat. Angka itu diluar harga balita (Rp 15 juta).

"Otak sindikat ini, yaitu pemilik akun instagram (Alton, red) mengaku sudah dua kali ini mentransaksikan bayi. Tapi masih terus kami dalami dan kembangkan," pungkas Sudamiran.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.