Sabtu, 06 Jun 2026 14:20 WIB

SMK Semen Gresik dan PT Indospring Komitmen Launching Kelas Industri

Kepala SMK Semen Gresik, Choirul Ichsan (kiri) dan Direktur Human Capital PT Indospring, Bob Budiono (kanan) seusai penandatanganan kerja sama program kelas industri. (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)
Kepala SMK Semen Gresik, Choirul Ichsan (kiri) dan Direktur Human Capital PT Indospring, Bob Budiono (kanan) seusai penandatanganan kerja sama program kelas industri. (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)

jatimnow.com - SMK Semen Gresik bersama PT Indospring Tbk dan PT Susanti Megah melaunching program kelas industri. Seremoni acara tersebut digelar di aula SMK Semen Gresik, Sabtu (26/4/2025) pagi.

Sebanyak 44 siswa dari SMK Semen Gresik mengikuti program tersebut, yang terbagi untuk dua perusahaan. Mereka akan menjalani sistem pembelajaran 6 bulan teori di sekolah, dilanjutkan 6 bulan praktik kerja langsung di industri.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Kepala SMK Semen Gresik, Choirul Ichsan, mengatakan bahwa Kelas Industri ini merupakan salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas lulusan, agar bisa langsung terserap ke dunia kerja.

“Kami berharap, dengan semakin banyak Kelas Industri di SMK Semen Gresik, kualitas lulusan kami semakin terangkat. Sistem ini dirancang 6 bulan teori dan 6 bulan praktik di perusahaan. Setelah itu, siswa diharapkan bisa langsung bekerja, terutama di PT Indospring,” jelas Choirul.

Program ini bukan kali pertama dilaksanakan PT Indospring di SMK Semen Gresik. Direktur Human Capital PT Indospring, Bob Budiono, menjelaskan bahwa ini merupakan batch kedua kerja sama mereka.

“Batch pertama sudah meluluskan 20 siswa. Untuk batch kedua ini, ada 24 siswa yang kami targetkan semuanya lulus,” ujarnya.

Bob menambahkan, tujuan utama program ini adalah mengubah pola pikir siswa dari budaya pendidikan ke budaya industri. Menurutnya, budaya industri menuntut kedisiplinan tinggi, sesuatu yang harus dibangun sejak dini.

“Di dunia pendidikan, siswa kadang kalau melakukan kesalahan masih bisa dimaklumi. Tapi di dunia industri, tidak ada toleransi. Semua harus siap. Disiplin tinggi menjadi kunci utama,” tegasnya.

Baca Juga: JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

Kepala Dinas Tenaga Kerja Gresik, Zainul Arifin, turut mengapresiasi upaya ini. Menurutnya, program seperti Kelas Industri sangat penting untuk menyiapkan tenaga kerja lokal yang kompeten dan mampu bersaing.

“UMR Gresik tertinggi dibandingkan kota-kota sekitar seperti Lamongan. Banyak yang mencari kerja di Gresik. Dengan Kelas Industri ini, kita siapkan siswa agar mampu berkompetisi,” ujar Zainul.

Ia juga menekankan bahwa pemerintah daerah sudah mengeluarkan Perda Nomor 7 Tahun 2022, yang memprioritaskan tenaga kerja dari Gresik. Dukungan regulasi ini diharapkan sejalan dengan program-program vokasi di sekolah.

“Regulasi sudah ada, tinggal sinergi sekolah dan industri. Yang penting, siswa tidak hanya kuat di teori, tapi juga praktiknya harus mumpuni,” imbuh Zainul.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Koperasi Jalin Kerjasama Jaminan Sosial

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Gresik, Kiswanto, mengatakan bahwa dengan semakin banyak sekolah menggandeng dunia industri, tingkat pengangguran terbuka di Gresik bisa ditekan.

“Kalau semua sekolah membuka Kelas Industri, lulusan kita akan lebih siap kerja. Ini sejalan dengan visi pemerintah mengutamakan tenaga kerja lokal yang berkualitas,” tutur Kiswanto.

Ia juga berharap Program Kelas Industri ini bisa menjadi model bagi sekolah-sekolah lain di Gresik untuk mempercepat link and match antara dunia pendidikan dan dunia kerja.

“Sekolah-sekolah lain kita dorong untuk membuka kelas industri supaya lulusan-lulusan siawa bisa memenuhi standar yang dibutuhkan perusahaan,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.