Selasa, 28 Jul 2026 02:41 WIB

Cegah Banjir, Sungai Tunjung di Bangkalan Dikeruk

Excavator dipersiapkan untuk pengerukan Sungai Tunjung Bangkalan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Excavator dipersiapkan untuk pengerukan Sungai Tunjung Bangkalan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Untuk mencegah banjir di Bangkalan, pemerintah setempat melakukan pengerukan Sungai Tunjung, Kecamatan Burneh, Bangkalan.

Kegiatan normalisasi tidak hanya bertujuan untuk menanggulangi banjir yang kerap terjadi akibat pendangkalan dan penyempitan sungai, tetapi juga untuk memperlancar aliran air yang dimanfaatkan untuk irigasi di sejumlah sawah teknis di sekitar aliran sungai.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Lepas Karnaval Budaya di Alun-Alun Bangkalan, Ini Harapannya

"Ini memang sudah mengalami pendangkalan sehingga kami keruk untuk mencegah banjir dan juga mendukung sistem irigasi pertanian masyarakat," ucap Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, Jumat (18/4/2025).

Pelaksanaan normalisasi dilakukan mulai dari Sungai Tunjung sebagai titik awal hingga ke aliran sungai di kawasan Pondok Halim 2 Bangkalan dengan total panjang sekitar 3 kilometer.

"Ini kurang lebih 2 atau 3 tahun memang belum dilakukan normalisasi. Sehingga kami bekerja sama dengan Dinas PU Provinsi Jawa Timur untuk melakukan pengerukan,"imbuhnya.

Baca Juga: Pegadaian Besuki Bantu Perbaikan SDN 1 Kalianget Usai Diterjang Banjir

Ia mengatakan, normalisasi juga akan dilakukan di sejumlah DAS lainnya di Bangkalan, terutama yang telah mengalami pendangkalan dan penyempitan.

Sementara itu, Kepala Bidang Sungai, Waduk, dan Pantai Dinas PU Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur, Moh. Wazirruddin mengatakan, pengerukan di sungai Tunjung diperkirakan akan memakan waktu hingga 2 bulan.

Baca Juga: Tutup Munas-Konbes di Bangkalan, Prabowo: NU Benteng Penyelamat Bangsa

Pengerukan dilakukan menggunakan satu unit ekskavator standar dan satu unit ekskavator mini long.

"Untuk di Bangkalan, ada sekitar tujuh DAS yang perlu dinormalisasi secara berkala. Tahun ini kami lakukan di wilayah kota. Tahun lalu kami normalisasi di Sungai Blega dan Arosbaya," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.