Selasa, 28 Jul 2026 18:43 WIB

Akun Instagram Perdagangan Balita Beroperasi Sejak September 2017

  • Penulis :
  • | Jumat, 05 Okt 2018 19:18 WIB
Capture aktifitas akun instagram yang diduga melakukan aktifitas perdagangan balita.
Capture aktifitas akun instagram yang diduga melakukan aktifitas perdagangan balita.

jatimnow.com - Akun instagram yang diduga melakukan aktifitas perdagangan anak, yang saat ini tengah diselidiki Unit Jatantas Polrestabes Surabaya, ternyata sudah memulai operasinya sejak Bulan September 2017. Selain itu, akun ini lebih dari 500 pengikut dan mengikuti lebih dari 2.000 akun.

Dari penelusuran jatimnow.com, akun instragram itu berinisial LKK. Akun ini telah posting ratusan foto, termasuk wanita muda, bayi hingga ibu hamil. Bahkan, ada pula capture chat WhatsApp hingga proses konsultasi seorang perempuan dari berbagai daerah.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Dalam akun ini, mereka menawarkan jasa sebagai partner konsultasi pendampingan untuk mencari solusi masalah keluarga. Akun ini juga menjanjikan bisa membantu menutupi aib seseorang, dalam bentuk menolong yatim.

"Dari penawaran jasa itulah, kami melakukan penyelidikan mendalam terhadap akun tersebut. Akun itu ditemukan Tim Cyber (Crime) ketika patroli di dunia maya," beber Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, Jumat (5/10/2018).

Sudamiran memastikan bahwa timnya sudah berhasil mengurai akun itu hingga mendalam. "Tim kami sudah berhasil mengurai akun itu hingga mendapat titik terang siapa saja yang terlibat dalam perdagangan balita," ungkapnya.

Baca juga: Polisi di Surabaya Temukan Akun Instagram Perdagangan Balita

Bahkan, ia mengaku tim Unit Jatanras sudah menyebar ke beberapa kota di Indonesia, termasuk Surabaya yang disinyalir memiliki kaitan erat dengan praktek ilegal tersebut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Menurut Sudamiran, timnya bakal mendapat hasil maksimal. Sebab, pintu masuk untuk mengungkap kasus tersebut sudah berada di tangan timnya.

Namun, Sudamiran masih enggan menyebut ada berapa orang yang terlibat perdagangan balita melalui akun instagram itu. Sebab, timnya masih di lapangan dan berusaha maksimal untuk mengungkap semua orang yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut.

"Mohon doanya saja. Tim kami masih bekerja di lapangan," tegasnya.

Tim itu sendiri dalam komando Kanit Jatanras AKP Agung Widoyoko dan Kasubnit Iptu Arief Riski Wicaksana. Unit Jatanras juga melibatkan tim khusus IT yang selama ini memiliki keahlian dalam mengungkap kasus-kasus siber (Cyber Crime).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Diberitakan sebelumnya, Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya tengah menyelidiki sebuah akun instagram yang diduga perdagangan balita. Akun ini ditemukan pada September 2018 lalu oleh Tim Cyber Crime Polrestabes Surabaya.

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.