Sabtu, 06 Jun 2026 21:28 WIB

Kedai Nostalgia, Sulap Barang Bekas jadi Kafe Retro di Bojonegoro

Salah satu spot favorit pengunjung (foto: zaqi for jatimnow.com)
Salah satu spot favorit pengunjung (foto: zaqi for jatimnow.com)

jatimnow.com - Di tengah maraknya kafe masa kini model industrial dan modern, hadir kafe dengan konsep "recycle" alias daur ulang barang bekas menjadi properti. Kedai yang unik ini bernama Kedai Nostalgia.

Hadir di tengah pemukiman di Desa Tlumbung, Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro, Kedai Nostalgia sukses mencuri perhatian anak muda dengan gagasan daur ulang limbah menjadi properti.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

Properti yang dipakai terdiri dari ban mobil bekas, krat minuman, hingga limbah kayu. Pengunjung pun akan dimanjakan suasana menarik karena duduk dan bersandar di properti yang tak wajar.

Keseruan pengunjung menikmati suasana retro di Kedai Nostalgia (foto: zaqi for jatimnow.com)Keseruan pengunjung menikmati suasana retro di Kedai Nostalgia (foto: zaqi for jatimnow.com)

Untuk kursi, kedai ini menggunakan ban mobil bekas yang dianyam menggunakan tali tambang. Anyaman tambang dan empuknya karet ban membuat kursi terasa nyaman saat di duduki. Anda dijamin tak bosan untuk beranjak.

Selain kursi, kedai ini juga memanfaatkan kayu limbah palet yang di daur ulang menjadi meja, yang menambah suasana retro kafe tersebut.

Pengelola Kedai Nostalgia, Nailis Saadah mengungkapkan, ide unik menggunakan barang bekas sebagai properti ini muncul dari banyaknya limbah di rumahnya.

"Entah dinamai limbah atau barang bekas ya. Ban-ban mobil ini kalau mau buang repot, di buang juga sulit, mau buangnya kemana, di bakar apalagi," ucap Nailis, sapaan akrabnya.

Baca Juga: Terungkap, Ini Biang Kerok Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bojonegoro

Selain penggunaan barang bekas sebagai properti. Kedai ini juga berdiri di sebuah bangunan kuno atau jaman dulu (jadul). Kesan kuno ini nampak dari spot yang ditonjolkan oleh pengelola kafe.

Properti area outdoor berbahan ban bekas dan krat minuman, lengkap dengan hiasan lampu dan tanaman (foto: zaqi for jatimnow.com)Properti area outdoor berbahan ban bekas dan krat minuman, lengkap dengan hiasan lampu dan tanaman (foto: zaqi for jatimnow.com)

Nailis mengakui, kedai ini ia konsep menjadi kafe tumbuh. Alias kafe yang akan berubah seiring berjalannya waktu.

Suasana teduh ala pedesaan di tambah bangunan tua membuat suasana kerja, mengerjakan tugas, hingga nongkrong terasa lebih betah untuk berlama-lama.

Baca Juga: Waspada! Ini 5 Titik Rawan Laka dan 3 Area Macet di Bojonegoro

"Kita memang menyuguhkan suasana pulang. Pulang ke rumah bapak, mudik, pulang ke rumah orang tua," jelas Nailis.

Nailis menambahkan, kedai-nya buka dari jam 09.00 WIB hingga 02.00 WIB. Dengan menu seadanya, namun bikin nagih. Ia tak membeber detail menu unggulan yang ia suguhkan di kedai tersebut.

Ia hanya mengatakan, kedai tersebut akan menciptakan signature menu setiap harinya.

"Nggak ada yang istimewa dari menu kami. Tapi di jamin pesan lagi," tandas alumnus Psikologi UIN Sunan Ampel Surabaya tersebut.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.