Minggu, 07 Jun 2026 08:04 WIB

Lha Kok Isok?

2 Pencuri di Bangkalan Embat Segala Macam Barang: LPG, Fingerprint juga Motor

Salah satu lokasi tempat kedua pencuri beraksi. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Salah satu lokasi tempat kedua pencuri beraksi. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - 2 Pencuri ini memang cukup kreatif. Lihat saja, barang-barang yang berhasil diembat. Tak hanya barang di warung, tapi juga tabung LPG, fingerprint, speaker, bahkan juga motor.

Kedua pelaku, yaitu MS (29) ini adalah warga Kampung Rongleber Desa Morombuh, Kwanyar dan MN (30) warga Dusun Seppek Barat Desa Dlemer, Kwanyar, Bangkalan, berhasil diringkus polisi setelah ketahuan mencuri barang di sebuah warung di Kecamatan Tragah.

Baca Juga: Ajak Pesta Miras Petugas Jaga, Pemuda di Tulungagung Bobol Kantor Disbudpar

Ceritanya begini, saat melewati sebuah warung di kawasan Kecamatan Tragah, kedua sohib in crime ini saling melemparkan kode kedipan mata untuk mulai beraksi.

Mereka pun mulai menjalankan langkah-langkah cara mencuri yang selama ini menjadi SOP teknik mencuri mereka. Namun, sebelum sempat kabur, aksi pencurian ini diketahui pemilik warung.

Kedua pelaku pun ditangkap pemilik warung bersama warga setempat, dan langsung diserahkan pada polisi.

"Ya. Mereka tertangkap saat beraksi di sebuah warung di Kecamatan Tragah," ucap Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Hafid Dian Maulidi, Minggu (9/2/2025).

Namun rupanya, keduanya tidak hanya beraksi di warung. Mereka bahkan juga membobol sekolah dasar (SD) di Kecamatan Kwanyar.

Baca Juga: Polda Jatim Gulung Komplotan Maling Spesialis Rumah Kosong, Beraksi di 13 TKP

Usai merusak kunci gedung sekolah, mereka gercep mengambil barang-barang untuk dibawa kabur, seperti tabung LPG, speaker, bahkan juga mesin fingerprint. 

Mungkin mereka ingin displin dengan jadwal tetap untuk melakukan aksinya sehingga sampai mencuri alat fingerprint. 

Tetapi bukan hanya barang-barang seperti ini. Pada aksi sebelumnya, mereka juga telah mencuri 2 unit motor di kawasan di Kwanyar. 

Hal ini diketahui polisi saat digeledah pakaian mereka, polisi menemukan sebuah kunci T dari saku celana pelaku. 

Baca Juga: Pencurian Plakat Jalan di Probolinggo Bikin Geram, Segini Taksiran Harga Bos Besi Tua

"Dari hasil keterangan 2 pelaku itu, mereka ternyata sebelumnya melakukan aksi pencurian motor di 2 tempat di Kwanyar," imbuhnya.

Sementara 3 barang yang dicuri dari gedung SD, yaitu LPG, fingerprint dan speaker ditemukan polisi saat menggeledah rumah para pelaku.

Akibat perbuatan tersebut, kedua pelaku dituntut pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.