Minggu, 07 Jun 2026 09:14 WIB

SMPN 1 Bangkalan Kemalingan, Pj Bupati Warning Pencurinya

Ilustrasi. (Dok. jatimnow.com)
Ilustrasi. (Dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Aksi pencurian diduga terjadi di SMPN 1 Bangkalan. Puluhan barang inventaris sekolah itu hilang dicuri maling.

Adapun barang yang hilang, yakni 10 pasang komputer yang terdiri dari CPU dan monitor, 7 AC dengan satu set mesin dan blower serta 9 unit LCD.

Baca Juga: Ajak Pesta Miras Petugas Jaga, Pemuda di Tulungagung Bobol Kantor Disbudpar

Pj Bupati Bangkalan, Arief M Edie mengatakan kejadian itu baru diketahui saat sekolah hendak memasang barang-barang itu di gedung yang baru selesai dibangun.

Saat hendak diambil dari tempat penyimpanan di perpustakaan, barang itu raib dan hanya menyisakan kardusnya saja.

Arief mengatakan, barang-barang di sekolah itu telah dibeli sejak tahun 2023 namun belum pernah digunakan. Sebab, barang itu disiapkan untuk mengisi gedung boarding school yang baru selesai dibangun pada 2024 lalu.

"Jadi barang itu sudah ada di 2023 karena harapannya gedung boarding schoolnya selesai 2023. Namun karena ada kendala, jadi baru bisa  kerjakan dan selesai di 2024,"ujarnya, Minggu (5/1/2025).

Ia mengatakan, barang-barang itu sebelumnya sempat diperiksa oleh petugas BPK pada bulan April 2024. Saat pemeriksaan itu, barang-barang tersebut masih utuh.

Baca Juga: Polda Jatim Gulung Komplotan Maling Spesialis Rumah Kosong, Beraksi di 13 TKP

"Namun saat bulan Desember 2024 saat hendak dipasang, barang itu hilang dan tersisa kardusnya saja," ungkapnya.

Ia mengaku telah mengajak diskusi pihak sekolah mulai dari kepala sekolah, guru hingga satpam yang menjaga sekolah siang dan malam.

Bahkan, pihak sekolah sempat mencari barang itu namun menemui jalan buntu.

Baca Juga: Pencurian Plakat Jalan di Probolinggo Bikin Geram, Segini Taksiran Harga Bos Besi Tua

"Lalu saya perintahkan agar Dinas Pendidikan dan sekolah melaporkan kejadian itu ke polisi. Saat ini masih ditangani oleh kepolisian," tuturnya.

Ia berharap, pelaku yang telah mencuri barang itu segera mengembalikan ke sekolah. Sebab, barang itu akan digunakan para siswa untuk belajar.

"Segera kembalikan, jika tidak dikembalikan akan terus diproses kepolisian termasuk akan dicari penadahnya dan siapa saja yang terlibat. Ini aset negara untuk mencerdaskan anak bangsa. Dan tolong jangan mencuri di tempat keluarga sendiri," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.