Kamis, 23 Jul 2026 08:23 WIB

SMPN 1 Bangkalan Kemalingan, Pj Bupati Warning Pencurinya

Ilustrasi. (Dok. jatimnow.com)
Ilustrasi. (Dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Aksi pencurian diduga terjadi di SMPN 1 Bangkalan. Puluhan barang inventaris sekolah itu hilang dicuri maling.

Adapun barang yang hilang, yakni 10 pasang komputer yang terdiri dari CPU dan monitor, 7 AC dengan satu set mesin dan blower serta 9 unit LCD.

Baca Juga: Modus Beli Mi Instan, Emak-emak Gasak 4 Tabung LPG di Toko Kelontong Kediri

Pj Bupati Bangkalan, Arief M Edie mengatakan kejadian itu baru diketahui saat sekolah hendak memasang barang-barang itu di gedung yang baru selesai dibangun.

Saat hendak diambil dari tempat penyimpanan di perpustakaan, barang itu raib dan hanya menyisakan kardusnya saja.

Arief mengatakan, barang-barang di sekolah itu telah dibeli sejak tahun 2023 namun belum pernah digunakan. Sebab, barang itu disiapkan untuk mengisi gedung boarding school yang baru selesai dibangun pada 2024 lalu.

"Jadi barang itu sudah ada di 2023 karena harapannya gedung boarding schoolnya selesai 2023. Namun karena ada kendala, jadi baru bisa  kerjakan dan selesai di 2024,"ujarnya, Minggu (5/1/2025).

Ia mengatakan, barang-barang itu sebelumnya sempat diperiksa oleh petugas BPK pada bulan April 2024. Saat pemeriksaan itu, barang-barang tersebut masih utuh.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Lepas Karnaval Budaya di Alun-Alun Bangkalan, Ini Harapannya

"Namun saat bulan Desember 2024 saat hendak dipasang, barang itu hilang dan tersisa kardusnya saja," ungkapnya.

Ia mengaku telah mengajak diskusi pihak sekolah mulai dari kepala sekolah, guru hingga satpam yang menjaga sekolah siang dan malam.

Bahkan, pihak sekolah sempat mencari barang itu namun menemui jalan buntu.

Baca Juga: Kecanduan Judol, Buruh Lepas Malang Nekat Bobol Konter dan Gasak 14 iPhone

"Lalu saya perintahkan agar Dinas Pendidikan dan sekolah melaporkan kejadian itu ke polisi. Saat ini masih ditangani oleh kepolisian," tuturnya.

Ia berharap, pelaku yang telah mencuri barang itu segera mengembalikan ke sekolah. Sebab, barang itu akan digunakan para siswa untuk belajar.

"Segera kembalikan, jika tidak dikembalikan akan terus diproses kepolisian termasuk akan dicari penadahnya dan siapa saja yang terlibat. Ini aset negara untuk mencerdaskan anak bangsa. Dan tolong jangan mencuri di tempat keluarga sendiri," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.