Senin, 27 Jul 2026 20:41 WIB

Banjir Melanda, Waspadai Penyakit-penyakit Ini

  • Penulis :
  • | Jumat, 27 Des 2024 11:14 WIB
Ilustrasi. Banjir yang kini banyak melanda wilayah Indonesia. (Foto: dok. jatimnow.com)
Ilustrasi. Banjir yang kini banyak melanda wilayah Indonesia. (Foto: dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Curah hujan yang tinggi di beberapa wilayah Indonesia menyebabkan terjadinya bencana banjir dengan intensitas yang cukup besar. Selain merusak harta benda, banjir juga menimbulkan risiko penyebaran berbagai penyakit.

Air luapan banjir yang bercampur dengan sampah, kotoran hewan, dan kotoran manusia menjadi media penyebaran berbagai patogen penyebab penyakit.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Dosen Teknologi Laboratorium Medis (TLM) UM Surabaya, Vella Rohmayani, menjelaskan bahwa bencana banjir menciptakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan virus, bakteri, dan parasit penyebab penyakit.
Parasit-parasit ini berfungsi sebagai vektor penularan penyakit, dan dapat menyebabkan kontaminasi pada penyediaan air bersih, yang memperburuk risiko infeksi.

"Sanitasi lingkungan yang buruk dan akses terbatas ke air bersih sangat mempengaruhi tingkat penularan penyakit dari berbagai agen infeksius," ujar Vella di laman resmi UM Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Di antara penyakit yang rentan menyerang saat banjir, diare merupakan yang paling umum. Genangan air yang meluas membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-hari seperti makan, minum, dan mandi, sehingga meningkatkan risiko kontaminasi makanan dan air.

Penyakit lain yang juga sering muncul adalah demam tifoid, yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi yang tercampur dalam air yang terkontaminasi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Selain diare dan demam tifoid, penyakit lain yang sering muncul selama musim hujan dan banjir meliputi demam berdarah (DBD), malaria, disentri, dan kolera. Penyakit-penyakit ini biasanya ditularkan melalui vektor serangga seperti nyamuk, kecoa, dan lalat, yang berkembang biak dengan subur di area yang tergenang air. Kondisi banjir meningkatkan jumlah tempat perindukan serangga, memperburuk penyebaran penyakit tersebut.

Penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap sanitasi dan kebersihan lingkungan selama musim hujan, serta menjaga akses terhadap air bersih untuk mencegah penyebaran penyakit yang dapat membahayakan kesehatan.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.