Sabtu, 25 Jul 2026 08:41 WIB

Tim Damkar Petrokimia Gresik Cepat Padamkan Api di Pabrik dengan Bronto Skylift

Tim Pemadam Kebakaran (PMK) Petrokimia Gresik berhasil memadamkan kebakaran di Pabrik dalam hitungan menit dengan mengerahkan Bronto Skylift. (Foto: Humas Petrokimia Gresik for jatimnow.com)
Tim Pemadam Kebakaran (PMK) Petrokimia Gresik berhasil memadamkan kebakaran di Pabrik dalam hitungan menit dengan mengerahkan Bronto Skylift. (Foto: Humas Petrokimia Gresik for jatimnow.com)

jatimnow.com - Tim Pemadam Kebakaran (PMK) Petrokimia Gresik bergerak cepat dalam memadamkan kebakaran di Pabrik NPK, Jumat (13/12/2024). Dalam hitungan menit, kebakaran tersebut berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban.

"Memang benar adanya (kebakaran, Red), namun langsung padam dalam hitungan menit. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, ini tidak mengganggu operasional, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar perusahaan," ujar Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo.

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

Adit, sapaan akrab Adityo Wibowo menjelaskan, asap mulai terlihat pada pukul 9.43 WIB dan padam pada pukul 10.20 WIB. Kecepatan ini tentunya hasil kinerja dari tim PMK Petrokimia Gresik yang dengan sigap bergerak untuk memadamkan api dengan mengerahkan dua mobil pemadam. Satu di antaranya adalah mobil Bronto Skylift.

Teknologi yang dimiliki Bronto Skylift membantu tim PMK mempercepat pemadaman. Mobil ini cukup modern dan mumpuni untuk berbagai medan. Mobil Bronto Skylift mampu memadamkan api di ketinggian 32 meter.

Ia juga mengungkapkan, keberhasilan pemadaman tersebut tidak lepas dari peran Srikandi Damkar (Pemadam Kebakaran) Petrokimia Gresik. Menurutnya, Srikandi Damkar sangat berkontribusi dalam mempercepat proses pemadaman sehingga tidak menimbulkan korban luka maupun jiwa.

Baca Juga: Rumah Janda di Plosoklaten Kediri Diduga Dibakar Mantan Suami

Lebih lanjut, Adit juga kembali memastikan bahwa kebakaran ini tidak akan mengganggu operasional perusahaan dalam menyediakan layanan solusi agroindustri. Operasional pabrik NPK berjalan seperti biasa.

"Stakeholder pertanian tidak perlu khawatir, kami memastikan kejadian ini tidak mengganggu tugas kami dalam rangka menyediakan pupuk untuk Indonesia," katanya.

Baca Juga: Kandang Ayam di Wates Kediri Terbakar, Kerugian Tembus Rp400 Juta

Terakhir, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung pemadaman kebakaran ini.

"Kami juga meminta masyarakat tidak perlu khawatir karena kebakaran ini sudah kami atasi," tutup Adit.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.