Sabtu, 06 Jun 2026 21:27 WIB

15 Daerah di Jatim Ajukan Sengketa Pilkada Serentak ke MK

Komisioner KPU Jatim Choirul Umam (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Komisioner KPU Jatim Choirul Umam (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - 15 daerah telah mengajukan sengketa Pilkada Serentak di Jatim ke Mahkamah Konstitusi (MK). Mereka mengajukan permohonan Perselisihan Hasil Pilkada (PHP) 2024

"Sudah ada 15, terakhir tadi Sumenep," kata Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Jatim, Choirul Umam, Rabu (11/12/2024).

Baca Juga: Foto: Podcast KPU Jatim, Solusi Edukasi Pemilih yang Hemat Biaya

Menurut Umam, potensi penambahan daerah yang mengajukan ke MK masih akan terjadi, pihaknya akan terus memantau permohonan perkara.

"Kita masih terus memantau apakan nanti ada penambahan atau ngak," ujarnya.

Umam menjelasakan, sikap MK pada pihak yang mengajukan perkara soal Pilkada Jatim akan pasti diterima namun, perkara sidangnya diteruskan atau ditolak tergantung dari sidang pertama pihak berperkara.

"Karena kalau MK itu kan kalau ada permohonan itu mesti diterima. Perkara nanti di sidang awal ini mereka itu diterima dalam artian diteruskan ataukah ditolak karena beberapa alasan," kata dia.

Umam mengatakan, ada beberapa hal bagi MK membuat PHP Pilkada diterima atau diputuskan ditolak. 

Salah satunya permohonan kepada MK paling lambat tiga hari kerja terhitung sejak diumumkan penetapan perolehan suara hasil pemilihan oleh KPU.

"Karena waktunya sudah kadaluarsa misalnya," pungkasnya.

Berikut daftar 15 daerah yang telah mengajukan PHP ke MK:

1. Kabupaten Magetan (Sujatno dan Ida Yuhana Ulfa).

2. Kabupaten Ponorogo (Ipong Muchlissoni dan Segoro Luhur Kusumo Daru)

3. Kabupaten Bangkalan (Mathur Husyairi dan Jayus Salam).

Baca Juga: KPU Jatim Gandeng PFI Surabaya Gelar Pelatihan Optimasi SEO Fotografi

4. Kabupaten Banyuwangi (Moh Ali Makki dan Ali Ruchi).

5. Kabupaten Gresik oleh M. ALI MURTADLO (Pemantau Pemilihan Kabupaten Gresik)

6. Kabupaten Malang (Gunawan Hs dan Umar Usman)

7. Kota Blitar (Bambang Rianto dan Bayu Setyo Kuncoro)

8. Kabupaten Nganjuk (Muhammad Muhibbin dan Aushaf Fajr Herdiansyah).

9. Kabupaten Pamekasan (Muhammad Baqir Aminatullah dan Taufadi).

Baca Juga: Mobil Dinas Ditarik untuk Efisiensi, KPU Lamongan Coba Pinjam ke Pemkab

10. Kabupaten Bondowoso (Bambang Soekwanto dan Moh Baqir).

11. Kabupaten Lamongan (Abdul Ghofur dan Firosya Shalati).

12. Kabupaten Tulungagung (Maryoto Birowo dan Didik Girnoto Yekti).

13. Kota Probolinggo oleh Ir Saparuddin (Perhimpunan Pemilih Indonesia).

14. Kabupaten Sumenep (Ali Fikri dan Muh Unais Ali Hisyam)

15. Kabupaten Sampang (Muhammad Bin Mu'Afi Zaini dan Abdullah Hidayat).

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.