Kamis, 23 Jul 2026 11:33 WIB

Eri Cahyadi Sepakat Program Makan Siang Gratis Dibiayai APBD Surabaya

Simulasi makan siang bergizi gratis (dok.jatimnow.com)
Simulasi makan siang bergizi gratis (dok.jatimnow.com)

jatimnow.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sepakat dengan alokasi anggaran pembiayaan makan siang bergizi gratis di biayai oleh dana APBD Surabaya.

Eri mengatakan pihaknya sedang mengkaji program makan siang bergizi gratis, apabila menggunakan skema full Anggaran Pendapatan Daerah (APBD) Surabaya. 

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Ungkap Alasan Intens Sidak di Lapangan

"Kalau dulu menggunakan APBN yang disampaikan, tapi ternyata kemarin persiapan untuk menggunakan APBD. Ini informasi, saya juga belum tahu, tapi informasinya seperti itu," ujar Eri di Surabaya, Minggu (24/11/2024)

Kendati ada wacana perubahan skema pembiayaan, Eri mengaku tak pusing. Ia menyadari bahwa masih banyak daerah-daerah di Indonesia yang kekuatan fiskalnya jauh di bawah Surabaya.

"Jadi ketika ada makan gratis dan daerah lain membutuhkan dana tidak kuat, dan Surabaya harus menggunakan dana kita (APBD), selama itu untuk warga Surabaya, saya tidak apa-apa," imbuh Eri.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Beri Bantuan Pendidikan untuk 7.380 Siswa SMA/SMK/MA Sederajat

Eri menjelaskan, di Surabaya, total siswa negeri dan swasta sebanyak 252.632 siswa. Sementara siswa SMP negeri dan swasta jumlahnya 116.756 siswa.

"Tinggal dikalikan Rp 15.000 (harga satu paket, Red)," ujar Eri. Artinya, total peserta program Makan Bergizi Gratis adalah 369.391 siswa. Dalam satu kali pemberian makan, pemkot membutuhkan dana sebesar Rp5,5 Miliar.

Baca Juga: DPRD Surabaya Sentil Anak Buah Eri Cahyadi: Jangan Manja, Kerja Nunggu Viral

Eri menyebut, nantinya, pemkot dan DPRD akan menggeser anggaran dari APBD 2025 yang telah disusun. Namun mengenai anggaran yang akan digeser untuk program Makan Siang Bergizi Gratis, Eri belum bisa memastikan.

"Kita belum tahu. Banggar DPRD masih mematangkan. Dari sektor pendidikan kah, intinya jangan sampai pos-pos urgent dikurangi," tandas Eri

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.