Selasa, 21 Jul 2026 19:32 WIB

Melihat Desain Baru Batik Shibori di Kayoon Craft Market Surabaya

Salah satu penyandang disabilitas saat menjadi model desain baru batik shibori (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Salah satu penyandang disabilitas saat menjadi model desain baru batik shibori (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Desainer batik shibori Veni Rosita kembali memamerkan desain-desain baru karyanya dalam acara Kayoon Craft Market, yang berlokasi di Foresee by Angie's Cafe, Jalan Kayoon, Surabaya.

Veni dijadwalkan memajang aneka karyanya selama tiga hari. Mulai hari ini, 15 hingga 17 November 2024. Produk baru yang ia pamerkan mulai dari baju, kebaya, outer, selendang, tas, kain dan masih banyak lagi. 

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Karya-karyanya juga mendapat antusias dari mode-model cantik dari disabilitas. Dihadapan para tamu, mereka berjalan anggun layaknya super model diatas catwalk.

Veni Rosita (tiga dari kiri) saat membuka Kayoon Craft Market (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)Veni Rosita (tiga dari kiri) saat membuka Kayoon Craft Market (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

Veni mengakui, Kayoon Craft Market pertama yang digelar pada Agustus 2024 lalu cukup mencuri perhatian penyuka fashion di Surabaya. Ia ingin mengulang hal yang sama.

"Ada selendang, kemudian outer, desain terbaru ada kebaya-kebaya yang berbahan tipis dan comfertable ketika dipakai," ucap Veni, usai membuka ucara, Jumat (15/11/2024).

Selain aneka desain baju. Veni juga mulai melakukan terobosan dengan memakai jenis-jenis kain yang beragam. Ada tiga jenis kain yang ia pakai, dan kesemuanya berbagan serat kain asli yang ramah lingkungan

"Kainnya ada katun paris, katun paris dobi, ada juga membek juga, jadi kalau di shibori tanpa kain-kain yang mengandung polyester jadi lebih ramah lingkungan karena tidak menggunakan plastik," jelas Veni.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Jadi kalau dipakai di iklim tropis begini lebih enak untuk dipakai," sambung Veni.

Para model disabilitas saat mengenakan desain baru shibori (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)Para model disabilitas saat mengenakan desain baru shibori (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

Veni juga bercerita, dari waktu ke waktu, batik shibori mulai bertemu dengan market baru, anak muda, millenials, hingga gen Z. 

Menurut Veni, mereka cenderung meminta desain-desain baru yang tidak pakem, tidak simetris, dan memiliki banyak fariasi dalam satu setelan baju.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Anak muda sekarang, millenial, (minta) yang nggak ada pakemnya, ada yang pakai tali-tali begitu," katanya.

Koordinator Pameran Kayoon Craft Market ini berharap, event kali ini bisa diterima pecinta batik shibori, sekaligus mendapat antusias dari warga Surabaya.

"Pameran di sini adalah inisiasi awal, jadi saya mengajak UMKM yang hadir itu kita bisa mandiri untuk menggelar pameran, jadi tidak bergantung saat difasilitasi dinas," tandas Veni.

"Jadi ini sekaligus sebagai tes market juga, jadi bener-bener untuk menginvite customer, datang kembali ke produk kita. (Karena) target penjualan dan pengunjung tidak ada. Karena intinya kita mengumpulkan UMKM saja di sini, ini jadi wadah dulu," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.