Sabtu, 25 Jul 2026 10:58 WIB

DPRD Lamongan Bahas Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Mulai Besok

Ketua DPRD Lamongan, Muhammad Freddy saat memberikan kabar terkait kelanjutan program makan bergizi gratis. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Ketua DPRD Lamongan, Muhammad Freddy saat memberikan kabar terkait kelanjutan program makan bergizi gratis. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - DPRD Lamongan mulai membahas program nasional makan bergizi gratis untuk pelajar. Nantinya, pembahasan akan mengarah pada skema penggunaan anggaran APBD 2025.

Ketua DPRD Lamongan, Muhammad Freddy mengungkapkan bahwa pihaknya bakal memulai pembahasan melalui forum hearing komisi yang rencananya akan digelar 3 hari, pada Kamis (7/11/2024) sampai Sabtu (9/11/2024) mendatang.

Baca Juga: Puji Program MBG, Bupati Jember: Bukan Sekadar Pemenuhan Gizi

"Pembahasan APBD 2025 sampai tahap penyampaian jawaban Bupati terkait tanggapan fraksi, sejauh ini masih belum ada pembahasan soal program itu (makan bergizi gratis)," ungkap Freddy, Rabu (6/11/2024).

Terkait kepastian program tersebut, Freddy belum berani memberi keterangan lebih jauh dan mengaku bahwa pihaknya baru akan memulau pembahasnya dalam hearing komisi.

"Terkait dengan ada atau tidak adanya program makan bergizi gratis kita lihat nanti di pembahasan pada tingkat komisi dan badan anggaran," ujarnya.

Baca Juga: Laba Bank Mandiri Tembus Rp56,3 Triliun, Kredit UMKM Jadi Penopang

Setelah dilakukan hearing, terang Freddy selanjutnya akan dibahas mendalam dalam rapat banggar (badan anggaran) yang juga digelar 3 hari, yakni Senin (11/11/2024) sampai Rabu (13/11/2024).

"Mulai besok Kamis, Jumat, Sabtu ada hearing komisi dari leading sektornya masing-masing dan pekan depan Senin, Selasa, Rabu rencananya masuk pembahasan badan anggaran," urainya.

Baca Juga: Anggaran BGN Turun, SPPG Tempurejo Kediri Kembali Layani Sekolah hingga Posyandu

Freddy menerangkan bahwa hasil dan kepastian program tersebut apakah mendapat dukungan dana APBD Kabupaten Lamongan 2025 atau tidak menunggu hasil rapat banggar. Mengingat, kata Freddy belum ada intruksi dari pemerintah pusat maupun provinsi.

"Yang membidangi dengan program ini Komisi D itu nanti akan ketemu di situ. Sejauh ini intruksi pusat juga belum ada," katanya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.