Minggu, 07 Jun 2026 08:27 WIB

Kampung Tematik

Mengunjungi Kampung Apache Indian di Surabaya

  • Penulis :
  • | Rabu, 06 Nov 2024 13:34 WIB
ampung Adinda (Apache Indian-Dayak) yang terletak di RT 03 Banjarsugihan, Surabaya. (Foto: Aulia/jatimnow.com)
ampung Adinda (Apache Indian-Dayak) yang terletak di RT 03 Banjarsugihan, Surabaya. (Foto: Aulia/jatimnow.com)

jatimnow.com - Setelah berkunjung ke Kampung Joker (Jowo-Korea) di RT 02, Anda bisa langsung berkunjung ke Kampung Adinda (Apache Indian-Dayak) yang terletak di RT 03 Banjarsugihan, Surabaya dan bisa ditempuh dengan jalan kaki.

Di Kampung Adinda, Anda akan diajak untuk mengenal adat istiadat dari penduduk asli Amerika yaitu suku Indian Apache.

Baca Juga: Mendikdasmen Pantau TKA Hari Kedua di Surabaya

Terdapat interior yang menunjukkan rumah tradisional suku Apache dan atribut yang digunakan oleh penduduk asli suku Indian tersebut.

Selain itu, Anda juga diajak untuk melihat kebudayaan suku pedalaman Kalimantan yaitu Suku Dayak. Di sini Anda akan ditunjukkan atribut khas yang digunakan oleh suku tersebut.

Tersedia pusat penyewaan baju adat berupa pakaian dari Suku Dayak dan topi Suku Indian, yang bisa Anda sewa dengan meraup harga Rp25.000/set.

Jika Anda ingin melihat pertunjukan menakjubkan, pastikan Anda datang pada hari Minggu pukul 08.00 WIB karena akan diadakan pertunjukan tarian tradisional yang tak kalah meriah dan menakjubkan.

Marchendise yang disediakan oleh kampung ini juga cukup beragam. Terdapat pernak-pernik yang menjadi ciri khas masyarakat India seperti kalung, gelang, rompi, dan anting yang bisa Anda beli.

Baca Juga: Cuaca Jatim Hari Ini, Hujan Petir Mengancam 12 Daerah

Selain itu, juga terdapat gantungan kunci melambangkan suku Indian dan stiker Adinda yang bisa dijadikan oleh-oleh.

Terdapat aturan yang perlu Anda perhatikan di sini, yaitu khusus di area Kampung Adinda warga sekitar maupun pengunjung dilarang untuk merokok karena merupakan Kawasan Anti Asap Rokok.

Salah satu warga sekitar, Dewi (51) menanggapi bahwa ia justru semakin senang jika kampungnya memiliki banyak pengunjung dan bersedia melayani, ia pun berharap agar kampungnya semakin dikenal oleh banyak masyarakat.

“Dengan banyaknya pengunjung, saya justru senang, Mbak. Aktivitas pengunjung selama ini tidak mengganggu warga sekitar. Harapan saya semoga Kampung Adinda ini semakin dikenal,” ungkap Dewi.

Baca Juga: Wali Kota Eri Cahyadi Pastikan Surabaya Aman dan Kondusif

Ketua RT 03, Gufron juga menyatakan harapan yang sama. Ia menambahkan bahwa Kampung Adinda ini merupakan salah satu destinasi wisata bagi keluarga yang hemat dan menarik.

“Harapan saya agar Kampung Adinda lebih banyak dikenal oleh seluruh masyarakat karena Kampung Adinda adalah kampung wisata edukasi pilihan keluarga yang hemat dan menarik untuk berswa foto bersama keluarga tercinta” ungkapnya pada Kamis, (3/10/2024).

Reporter: Nicky

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.