Kamis, 23 Jul 2026 13:23 WIB

Dekati Kaum Muda Bangkalan, Cabup Mathur Gelar Forum Diskusi

Mathur Husyairi saat berdiskusi. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Mathur Husyairi saat berdiskusi. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimmnow.com - Pasangan calon bupati dan wakil bupati Bangkalan, Mathur Husyairi - Jayus Salam lakukan diskusi dengan kalangan millenial, Jumat malam (4/10). Diskusi digelar dengan konsep ngopi dan nongkrong.

Menurut Mathur, acara diskusi santai tersebut akan mempermudah masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, ide dan masukan untuk perbaikan Bangkalan kedepan.

Baca Juga: KPU Umumkan Penetapan Pasangan Lukman - Fauzan Pemenang Pilbup Bangkalan

“Karena sekarang sudah masuk masa kampanye, saya lebih suka forum-forum seperti ini karena berhadapan langsung dengan konstituen, terutama yang berpendidikan. Mereka adalah pemilih cerdas dan rasional. Jika kita salah menempatkan diri atau menyajikan materi yang dibahas, tentunya mereka akan mempertimbangkan apakah mereka suka atau tidak,” ucap Cabup nomor urut 2 ini.

Mathur juga menambahkan bahwa forum seperti ini memungkinkan kritik langsung yang masuk ke mereka. Sehingga cara itu dinilai lebih efektif untuk mencari solusi atas kritik yang disampaikan oleh masyarakat.

“Kita juga mendapat umpan balik untuk melakukan dialog, yang tentunya ini bagian dari proses belajar untuk membangun Bangkalan secara partisipatif. Ini hanya masalah nama saja, kita sebut apa pun tidak masalah. Yang penting adalah kesadaran dan rasionalitas mereka,” tambahnya.

Baca Juga: Khofifah-Emil Raih Kemenangan 58,10 Persen Suara di Bangkalan

Kegiatan seperti ini diharapkan membuat masyarakat lebih mengenal langsung calon-calon pemimpin mereka. Forum seperti ini juga memungkinkan kritik langsung.

Ia juga mengaku, akan membuat program diskusi itu secara rutin jika ia menjadi bupati Bangkalan.

Baca Juga: Tim Lukman - Fauzan Laporkan Dugaan Penggelembungan Suara di Pilbup Bangkalan

“Kita akan mengundang teman-teman dari semua komunitas secara bergantian sesuai dengan OPD-nya. Misalnya, yang fokus di kesenian, kita undang teman-teman dari bidang kesenian. Yang di bagian investasi, kita undang anak-anak muda kreatif. Semua disesuaikan dengan OPD yang ada, duduk bersama, dan menyampaikan apa yang ingin mereka sampaikan. Ini harus kita evaluasi secara berkala,” pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.