Senin, 27 Jul 2026 19:02 WIB

Guru di Blitar Mogok Mengajar, Beberapa Kelas Diliburkan Bergantian

  • Penulis : CF Glorian
  • | Senin, 24 Sep 2018 14:16 WIB
Aksi mogok mengajar guru tidak tetap di Blitar
Aksi mogok mengajar guru tidak tetap di Blitar

jatimnow.com - Aksi mogok mengajar yang dilakukan para Guru Tidak Tetap (GTT) di berbagai wilayah di Kabupaten Blitar membuat kegiatan belajar mengajar terganggu. Para GTT berencana menggelar aksi ini selama dua hari kedepan.

Terganggunya kegiatan belajar mengajar di wilayah Blitar akibat aksi mongok mengajar ini diakui oleh Dinas Pendidikan.

"Kalau dikatakan mengganggu, ya sangat mengganggu. Ya kami minta supaya nggak usah lama-lama lah. Kalau sudah selesai ya bisa mengajar kembali," pinta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Budi Kusumarjaka, Senin (24/09/2018).

Para guru yang berstatus ASN kini harus merapel sejumlah kelas agar proses KBM tidak lumpuh. Meskipun begitu, diakui Budi, hal ini juga tidak akan maksimal. Dari laporan yang dihimpun di lapangan, ada SD Sumberasri 3 diliburkan secara bergantian. Ini imbas dari aksi mogok kerja oleh para GTT.

Tak ada yang bisa diperbuat oleh Pemkab Blitar. Sebab ketentuan rekruitmen ASN ada di Pemerintah Pusat.

"Kami akan saluran aspirasinya. Karena rekruitmen itu kewenangan dari Pemerintah Pusat. Kami juga berupaya mengajukan banyak, tapi nyatanya yang dibuka masih belum realistis dengan kondisinya," papar Budi.

Diketahui, pada Senin (24/09/2018) pagi, para GTT di sejumlah wilayah di Kabupaten Blitar menggelar aksi mogok mengajar. Selain berorasi, beberapa diantaranya juga menggelar aksi Long March.

Secara umum GTT meminta agar Pemerintah merevisi Permenpan-RB No. 36 tahun 2018 terkait batasan usia bagi rekruitmen ASN. Termasuk memperhatikan honor yang diterima.

Budi menambahkan, bila kondisi ini terus dibiarkan, proses pendidikan belajar mengajar akan berhenti.

"Karena kekurangan guru dan Kepala Sekolah kita sangat besar. Bahkan kalau ini terus dibiarkan, ditambah banyak guru yang pensiun dan rekruitmen hanya sedikit, bisa kolep," pungkas Budi.




Baca Juga: Jamin Kontrak PPPK, Pemkab Jember Fokus Tingkatkan Kesejahteraan ASN

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.