Kamis, 23 Jul 2026 10:34 WIB

DPRD Surabaya Soroti Pemanfaatan Aset Pemkot

Kawasan Kota Lama Surabaya, salah satu aset yang dijadikan sebagai destinasi wisata heritage (Foto: dok.jatimnow.com)
Kawasan Kota Lama Surabaya, salah satu aset yang dijadikan sebagai destinasi wisata heritage (Foto: dok.jatimnow.com)

jatimnow.com - Wakil DPRD Surabaya Reni Asturi menyoroti pemanfaatan aset yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya. Salah satunya dengan pengoptimalan aset sebagai penunjang ekonomi menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Pahlawan.

Surabaya diketahui telah beberapa kali membuat unit padat karya sebagai siasat untuk menggerakan perekonomian warganya.

Baca Juga: Kinerja Lurah dan Camat di Surabaya Menurut DPRD

"Rumah padat karya saja itu tidak cukup. Bagaimana aset pemerintah kota itu kemudian ada yang dikelola masyarakat dengan rumah padat karya lalu ada yang disewakan sehingga punya nilai lebih," ucap Reni, Senin (12/8/2024).

Menurut Reni, Pemkot Surabaya lebih pada gebyar inovasi dan pembangunan sesaat. Pemanfaatan secara berkelanjutkan pada aset-aset lain seringkali abai.

"Pojok Convention Hall masih ada lahan, itu kan bisa dimanfaatkan jadi aset pemkot yang hidup dikelola, sehingga menghasilkan keuangan daerah," jelas dia.

Pemanfaatan yang kurang optimal ini, kata Reni, menunjukkan pengelolaan aset yang kurang maksimal. Ia meminta Pemkot lebih kreatid dengan menggandeng swasta atau pihak-pihak lain yang lebih kompeten untuk mengelolanya.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Ungkap Alasan Intens Sidak di Lapangan

"Kalau pemerintah kota tidak bisa mengelola, maka hal itu dapat ditawarkan kepada pihak swasta dengan tetap memperhatikan peraturan yang berlaku. Sehingga, kemudian aset-aset ini tidak mangkrak, karena kalau hanya mengandalkan pada karya ya sangat terbatas," tandasnya.

Diketahui, dari pemanfaatan aset pemkot tersebut, APBD Surabaya di 2025 mengalami kenaikan signifikan dari Rp10,9 Trilun pada 2024 menjadi Rp12,3 Triliun. PAD Kota Pahlawan mengalami kenaikan yang signifikan sebelum mendapat dana transfer sekitar 3 triliun dari Pemerintah Pusat.

Jika aset yang di miliki pemkot dikelola lebih kreatif, maka bukan tidak mungkin pendapatan murni ini bisa naik signifikan dari tahun ke tahun.

Baca Juga: DPRD Surabaya Sentil Anak Buah Eri Cahyadi: Jangan Manja, Kerja Nunggu Viral

 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.