Minggu, 07 Jun 2026 14:10 WIB

DPRD Surabaya Soroti Pemanfaatan Aset Pemkot

Kawasan Kota Lama Surabaya, salah satu aset yang dijadikan sebagai destinasi wisata heritage (Foto: dok.jatimnow.com)
Kawasan Kota Lama Surabaya, salah satu aset yang dijadikan sebagai destinasi wisata heritage (Foto: dok.jatimnow.com)

jatimnow.com - Wakil DPRD Surabaya Reni Asturi menyoroti pemanfaatan aset yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya. Salah satunya dengan pengoptimalan aset sebagai penunjang ekonomi menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Pahlawan.

Surabaya diketahui telah beberapa kali membuat unit padat karya sebagai siasat untuk menggerakan perekonomian warganya.

Baca Juga: Catatan Kritis DPRD Surabaya di Moment HJKS ke 733

"Rumah padat karya saja itu tidak cukup. Bagaimana aset pemerintah kota itu kemudian ada yang dikelola masyarakat dengan rumah padat karya lalu ada yang disewakan sehingga punya nilai lebih," ucap Reni, Senin (12/8/2024).

Menurut Reni, Pemkot Surabaya lebih pada gebyar inovasi dan pembangunan sesaat. Pemanfaatan secara berkelanjutkan pada aset-aset lain seringkali abai.

"Pojok Convention Hall masih ada lahan, itu kan bisa dimanfaatkan jadi aset pemkot yang hidup dikelola, sehingga menghasilkan keuangan daerah," jelas dia.

Pemanfaatan yang kurang optimal ini, kata Reni, menunjukkan pengelolaan aset yang kurang maksimal. Ia meminta Pemkot lebih kreatid dengan menggandeng swasta atau pihak-pihak lain yang lebih kompeten untuk mengelolanya.

Baca Juga: APBD Surabaya Rp12,7 Triliun, Difabel Desak Perda Perlindungan

"Kalau pemerintah kota tidak bisa mengelola, maka hal itu dapat ditawarkan kepada pihak swasta dengan tetap memperhatikan peraturan yang berlaku. Sehingga, kemudian aset-aset ini tidak mangkrak, karena kalau hanya mengandalkan pada karya ya sangat terbatas," tandasnya.

Diketahui, dari pemanfaatan aset pemkot tersebut, APBD Surabaya di 2025 mengalami kenaikan signifikan dari Rp10,9 Trilun pada 2024 menjadi Rp12,3 Triliun. PAD Kota Pahlawan mengalami kenaikan yang signifikan sebelum mendapat dana transfer sekitar 3 triliun dari Pemerintah Pusat.

Jika aset yang di miliki pemkot dikelola lebih kreatif, maka bukan tidak mungkin pendapatan murni ini bisa naik signifikan dari tahun ke tahun.

Baca Juga: Cara Politisi Gerindra Surabaya Berbagi Kebahagiaan dengan Ojol Moment Idul Adha

 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.