Rabu, 10 Jun 2026 23:44 WIB

PCNU Bojonegoro Ingatkan Dampak Konflik PKB dan Lukman Edy

Kantor PCNU Bojonegoro (dok. media sosial) 
Kantor PCNU Bojonegoro (dok. media sosial) 

jatimnow.com - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bojonegoro angkat bicara soal konflik PKB dengan eks Sekretaris Jenderal (Sekjen) Lukman Edy. 

Konflik tersebut berjung pelaporan yang dilakukan oleh pengurus PKB di daerah ke kepolisian setempat. Termasuk yang dilakukan oleh jajaran Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Bojonegoro. 

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

Kegaduhan antara PKB dengan Lukman Edy tersebut memantik reaksi dari pengurus NU di daerah. Seperti halnya yang disampaikan oleh Ketua Tanfidziah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bojonegoro Kholid Ubed.

Menurutnya pelaporan yang dilakukan oleh pengurus cabang PKB terhadap Lukman Edy dapat memancing kekecewaan warga NU di Bojonegoro. 

“DPC PKB Bojonegoro yang melaporkan eks Sekjen PKB Lukman Edy ini akan berimbas memancing kekecewaan warga NU,” ujar Kholid, Jumat (9/8/2024).

Imbas dari pelaporan tersebut kata Kyai Kholid Ubed berpotensi mempengaruhi dukungan warga Nahdliyin (NU) kepada calon kepala daerah yang diusung PKB pada Pilkada 2024. Sebab, secara historis lahirnya PKB tidak terlepas dari peran NU didalamnya. 

Baca Juga: PKB Jatim Tegaskan Arah Baru Kebermanfaatan untuk Masyarakat

“Jangan sampai apa yang dilakukan politisi PKB membuat kecewa warga NU yang telah mendukung PKB,” tegasnya. 

Sebelumnya, Pengurus DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bojonegoro laporkan eks Sekjen PKB, Lukman Edy ke Polres Bojonegoro.

Sekretaris DPC PKB Bojonegoro Abdullah Umar mengungkapkan pelaporan tersebut buntut pernyataan Lukman Edy yang diduga telah melakukan tindakan tidak menyenangkan dan pencemaran nama baik terhadap Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Baca Juga: 150 Kader PKB di Tulungagung Ikuti Pendidikan Kader Badan Partai

"Dalam hal ini, beliau (Lukman Edy) menyatakan bahwa proses pengelolaan keuangan di PKB tidak transparan, tidak terbuka, dan tidak pernah diaudit. Nah ini tentu berbahaya," ulas Umar.

Penyataan Lukman Edy itu, kata Umar syarat mengandung ujaran kebencian dan fitnah terhadap Cak Imin sebagai Ketum dan juga PKB secara lembaga. Alasannya, Lukman tidak memiliki kapasitas untuk berbicara maupun berkomentar mengenai PKB.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.