Senin, 27 Jul 2026 07:32 WIB

Schneider Electric Kenalkan Sustainability Consultancy Services di Surabaya

Cluster President Schneider Electric Indonesia & Timor Leste Martin Setiawan (kiri) dan Ketua Inkindo Jatim Irwan Susilo (kanan). (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Cluster President Schneider Electric Indonesia & Timor Leste Martin Setiawan (kiri) dan Ketua Inkindo Jatim Irwan Susilo (kanan). (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Schneider Electric kembali mengenalkan Sustainability Consultancy Services di Surabaya. Sebuah layanan konsultasi yang membantu pelaku usaha merancang peta jalan menuju keberlanjutan.

Jasa konsultasi ini dilaunching pada acara Innovation Day 2024 dengan tema "Make Sustainable Impact, Innovate for Integrated Building & Industrial Solutions" di Hotel Westin, Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Cluster President Schneider Electric Indonesia & Timor Leste Martin Setiawan mengatakan, acara ini menjadi panggung bagi perusahaan pemimpin transformasi digital dalam pengelolaan energi dan otomasi, untuk memamerkan solusi terkini dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global.

Acara ini juga menyoroti tantangan yang dihadapi sektor bangunan dan industri, yang menyumbang 70% emisi karbon global. Namun, survei menunjukkan masih ada kesenjangan antara niat dan aksi keberlanjutan bisnis di Indonesia.

"70% emisi berasal dari cara kita menghasilkan dan mengonsumsi energi. Kabar baiknya, teknologi dapat mengurangi 70% emisi karbon tersebut," ujar Martin.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Menanggapi hal ini, Schneider Electric menawarkan pendekatan tiga tahap: strategize, digitize, dan decarbonize. Dengan pendekatan ini, ia berharap dapat membantu pelaku industri memulai perjalanan menuju operasi yang lebih berkelanjutan dan efisien.

Schneider Electric tidak hanya berbicara tentang masa depan, tetapi juga menunjukkan contoh nyata melalui pabrik pintar mereka di Batam dan Cikarang.

Pabrik-pabrik ini menjadi model industri 4.0, memperlihatkan digitalisasi, elektrifikasi, dan otomasi dapat berjalan beriringan untuk menciptakan operasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Langkah ini disambut baik oleh para pemangku kepentingan lokal, termasuk Ikatan Konsultas Indonesia (Inkindo) Jawa Timur, PT BIMA, dan AKLI DPD Jawa Timur.

"Di era digital ini, banyak kompetensi baru yang perlu dipelajari. Kolaborasi dengan Schneider Electric dapat membantu anggota kami membuka wawasan terkait perkembangan teknologi," tutur Ketua Inkindo Jatim Irwan Susilo.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.