Sabtu, 06 Jun 2026 21:49 WIB

Cabai Pengaruhi Inflasi, Pj Wali Kota Batu Sosialisasikan Kemandirian Pangan

  • Penulis : Gerhana
  • | Senin, 03 Jun 2024 19:04 WIB
Gerakan tanam cabai bersama di Pondok Labu, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. (Foto : Prokopim Pemkot Batu/jatimnow.com)
Gerakan tanam cabai bersama di Pondok Labu, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. (Foto : Prokopim Pemkot Batu/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai menyebut, bahwa cabai menjadi komoditas yang paling menonjol saat inflasi. Pemkot Batu mendorong masyarakat untuk melakukan kemandirian pangan.

"Masyarakat harus terus bergerak bersama untuk mengatasi inflasi dengan menanam komoditas lain seperti bawang, telur, dan ayam secara bersama-sama," kata Aries, Senin (3/6/2024).

Baca Juga: Jabatan Aries Agung Paewai Sebagai Pj Wali Kota Batu Diperpanjang

Dalam waktu dekat, Pemkot Batu juga akan membagikan pupuk kepada para petani untuk meningkatkan kesejahteraan. Selain itu, juga untuk sekaligus menstabilkan harga di pasaran.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu, dikatakannya, bahwa Forkopimda Kota Batu, beserta jajaran OPD Pemerintah Kota Batu, melaksanakan gerakan tanam cabai bersama di Pondok Labu, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, pada Jumat (31/5/2024).

Kegiatan itu juga melibatkan Tim TPID, Bank Jatim, Gapoktan se Kota Batu, serta kelompok wanita tani (KWT), yang menanam 20.000 bibit cabai dan tersebar di tiga kecamatan. Diperkirakan, nantinya hasil panen dari cabai yang ditanam mencapai 1.800 kilogram dalam 30-90 hari ke depan.

Menurutnya, dengan mencukupi kebutuhan masyarakat dengan stok yang aman, maka bisa menekan kenaikan di daerah.

Dikatakannya, cabai menjadi komoditas yang sangat krusial saat inflasi, karena jika kita tidak mampu memenuhi kebutuhan pasar, maka harga cabai akan melonjak.

Baca Juga: Kick Off Makan Bergizi Gratis di Jatim Diikuti Sebagian Daerah

"Dengan adanya stok yang mencukupi, kita dapat menekan inflasi. Bahkan, kita bisa mensubsidi daerah lain saat kebutuhan cabai tinggi, terutama saat liburan," katanya.

Dalam kegiatan itu juga diberikan bibit pohon cabai kepada petani untuk ditanam di lokasi yang telah ditentukan.

Upaya gerakan pangan mandiri merupakan tindakan kolaboratif dan inovatif dari Pemkot Batu untuk menjaga stabilitas ekonomi.

Baca Juga: Peringatan HUT Ke-23 Kota Batu Berlangsung Meriah dengan Beragam Pertunjukan Atraksi

Aries juga berharap, masyarakat secara luas bisa bersama-sama menanam cabe atau tanaman penyumbang inflasi yang lain seperti bawang, secara bersama-sama.

"Semoga gerakan yang ada menjadi ikhtiar bersama, dan Kota Batu tetap aman dan terkendali untuk inflasi, serta daya beli masyarakat," katanya.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.