Senin, 27 Jul 2026 10:58 WIB

Cabai Pengaruhi Inflasi, Pj Wali Kota Batu Sosialisasikan Kemandirian Pangan

  • Penulis : Gerhana
  • | Senin, 03 Jun 2024 19:04 WIB
Gerakan tanam cabai bersama di Pondok Labu, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. (Foto : Prokopim Pemkot Batu/jatimnow.com)
Gerakan tanam cabai bersama di Pondok Labu, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. (Foto : Prokopim Pemkot Batu/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai menyebut, bahwa cabai menjadi komoditas yang paling menonjol saat inflasi. Pemkot Batu mendorong masyarakat untuk melakukan kemandirian pangan.

"Masyarakat harus terus bergerak bersama untuk mengatasi inflasi dengan menanam komoditas lain seperti bawang, telur, dan ayam secara bersama-sama," kata Aries, Senin (3/6/2024).

Baca Juga: Jabatan Aries Agung Paewai Sebagai Pj Wali Kota Batu Diperpanjang

Dalam waktu dekat, Pemkot Batu juga akan membagikan pupuk kepada para petani untuk meningkatkan kesejahteraan. Selain itu, juga untuk sekaligus menstabilkan harga di pasaran.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu, dikatakannya, bahwa Forkopimda Kota Batu, beserta jajaran OPD Pemerintah Kota Batu, melaksanakan gerakan tanam cabai bersama di Pondok Labu, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, pada Jumat (31/5/2024).

Kegiatan itu juga melibatkan Tim TPID, Bank Jatim, Gapoktan se Kota Batu, serta kelompok wanita tani (KWT), yang menanam 20.000 bibit cabai dan tersebar di tiga kecamatan. Diperkirakan, nantinya hasil panen dari cabai yang ditanam mencapai 1.800 kilogram dalam 30-90 hari ke depan.

Menurutnya, dengan mencukupi kebutuhan masyarakat dengan stok yang aman, maka bisa menekan kenaikan di daerah.

Dikatakannya, cabai menjadi komoditas yang sangat krusial saat inflasi, karena jika kita tidak mampu memenuhi kebutuhan pasar, maka harga cabai akan melonjak.

Baca Juga: Kick Off Makan Bergizi Gratis di Jatim Diikuti Sebagian Daerah

"Dengan adanya stok yang mencukupi, kita dapat menekan inflasi. Bahkan, kita bisa mensubsidi daerah lain saat kebutuhan cabai tinggi, terutama saat liburan," katanya.

Dalam kegiatan itu juga diberikan bibit pohon cabai kepada petani untuk ditanam di lokasi yang telah ditentukan.

Upaya gerakan pangan mandiri merupakan tindakan kolaboratif dan inovatif dari Pemkot Batu untuk menjaga stabilitas ekonomi.

Baca Juga: Peringatan HUT Ke-23 Kota Batu Berlangsung Meriah dengan Beragam Pertunjukan Atraksi

Aries juga berharap, masyarakat secara luas bisa bersama-sama menanam cabe atau tanaman penyumbang inflasi yang lain seperti bawang, secara bersama-sama.

"Semoga gerakan yang ada menjadi ikhtiar bersama, dan Kota Batu tetap aman dan terkendali untuk inflasi, serta daya beli masyarakat," katanya.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.