Kamis, 23 Jul 2026 18:47 WIB

Gandeng BNPT, Lapas Kediri Lanjutkan Deradikalisasi Napi Teroris

  • Penulis :
  • | Rabu, 15 Mei 2024 13:00 WIB
Deradikalisasi napi terorisme di Lapas Kediri. (Foto: Lapas Kediri for jatimnow.com)
Deradikalisasi napi terorisme di Lapas Kediri. (Foto: Lapas Kediri for jatimnow.com)

jatimnow.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kediri, Kanwil Kemenkumham Jawa Timur melanjutkan program deradikalisasi kepada narapidana terorisme. Pihaknya menggandeng Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk memberikan pembinaan lebih intensif terhadap HS, napiter asal Malang.

Kepala Lapas Kelas IIA Kediri, Budi Ruswanto mengatakan, program deradikalisasi ini sangat penting untuk pembinaan terhadap napiter secara lebih intensif.

Baca Juga: Foto: Salat Idul Adha di Lapas Kediri

Dalam kegiatan ini, empat orang dari BNPT memberikan pembinaan kepada napiter dengan fokus pada deradikalisasi, rehabilitasi, dan reintegrasi ke dalam masyarakat.

“Pembinaan ini bertujuan untuk mengubah pemikiran dan perilaku napiter agar dapat kembali menjadi anggota yang produktif dalam masyarakat setelah menjalani masa hukuman di Lapas Kelas IIA Kediri,” kata Budi, Rabu (15/5/2024).

Upaya ini juga bertujuan untuk meningkatkan pengawasan terhadap narapidana terorisme yang menjalani masa pidana di Lapas Kediri. Dengan adanya program ini diharapkan akan mencegah adanya upaya radikalisasi atau rekrutmen terhadap narapidana lain di dalam Lapas.

"Kerja sama ini akan sangat bermanfaat bagi kami dalam meningkatkan pembinaan terhadap napiter. Dengan adanya kunjungan rutin dari BNPT, kami akan mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana mengatasi tantangan yang dihadapi oleh narapidana terorisme. Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan mencegah terjadinya penyebaran ideologi terorisme di dalam lingkungan Lapas Kediri khususnya," tambah Budi.

Baca Juga: One Day One Juz, Ramadan di Lapas Kediri

Sinergitas antara Lapas Kediri dan BNPT menjadi contoh kolaborasi yang efektif antara dua instansi pemerintah dalam upaya penanggulangan terorisme.

Sesuai arahan KaKanwil Kemenkumham Jawa Timur Heni Yuwono bahwa melalui sinergi ini, diharapkan pengawasan, pembinaan, dan pencegahan terhadap narapidana terorisme dapat dilakukan secara lebih baik dan terkoordinasi. Dengan demikian, keamanan negara dan keselamatan masyarakat dapat terjaga dengan lebih baik dalam menghadapi ancaman terorisme.

Saat ini Lapas Kediri menyisakan satu napi terorisme, HS asal Malang. Sebelumnya dua napiter asal Gresik AS dan A dari Makassar resmi menjalani bebas bersyarat.

Baca Juga: Aksi Nekat Istri Selundupkan Sabu untuk Suami di Lapas Kediri Digagalkan

AS dan W telah menjalani seluruh rangkaian pembinaan yang ada di Lapas Kelas IIA Kediri, baik dari pembinaan kepribadian dan kemandirian selain itu mereka juga mengikuti pelatihan vokasi yang diadakan oleh Lapas Kediri.

AS dan W juga sudah menjalani ikrar setia kepada NKRI dari hati nuraninya sendiri dihadapan para saksi dan institusi terkait.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.