Kamis, 23 Jul 2026 03:50 WIB

Serangan Digital Berbasis Gender Marak Terjadi, Warganet Harus Waspada!

  • Penulis :
  • | Minggu, 12 Mei 2024 10:24 WIB
Pemaparan materi KBGO oleh Ni Wayan Widayanti Arioka dari SafeNet. (Foto: Endang Pergiwati/jatimnow.com)
Pemaparan materi KBGO oleh Ni Wayan Widayanti Arioka dari SafeNet. (Foto: Endang Pergiwati/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seiring perkembangan digitalisasi informasi dalam segala segi kehidupan turut memicu maraknya aneka jenis tindak kejahatan siber, di antaranya kekerasan berbasis gender online (KBGO). Jenis kejahatan ini dinilai sangat berbahaya dan rentan menyerang perempuan dengan berbagai latar belakang.

Ni Wayan Widayanti Arioka dari SafeNet memaparkan bahwa serangan KBGO, sebagaimana serangan digital bisa terjadi kapan saja dalam waktu 24 jam. Tak hanya itu, pelaku KBGO ini bisa dari mana saja, dengan motif atau tujuan bisa apa saja.

Baca Juga: Tren Judol Meningkat, PANDI Blokir Puluhan Ribu Domain Selama Semester 1 2026

"Serangan bisa terjadi 24 jam. Tak ada batasan waktu. Pelaku juga bisa melakukan serangan dari mana saja, dan tujuannya bisa beraneka ragam," ujarnya saat memberikan materi dalam kegiatan Workshop KBGO yang digelar Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Jatim, di Hotel Regantris Surabaya, Sabtu (11/3/2024).

Serangan digital ini memang rentan menyerang wanita, dengan beraneka ragam bentuk. Mulai dari penyebaran foto atau video sensual seseorang yang disertai ancaman, hingga bullying atau persekusi terhadap seorang wanita disertai ujaran kebencian dan manipulasi data.

Berdasarkan data SafeNet sepanjang 2023, korban serangan digital yang berbasis gender atau KBGO ini, terbanyak menyerang wanita usia 18 hingga 25 tahun dengan jumlah 562 korban. Selanjutnya, sebanyak 230 korban berusia 12 hingga 17 tahun, dan 126 korban di usia 26 hingga 35 tahun.

Baca Juga: Waspada Modus APK Saat Lebaran, BRI Imbau Nasabah Jaga Rekening

Sementara jenis serangan yang terjadi didominasi dengan penyalahgunaan konten, baik foto maupun video, disertai ancaman atau tuntutan tertentu, mulai dari permintaan sejumlah uang atau motif materi, hingga pemaksaan agar korban menuruti apapun kemauan pelaku. Serangan jenis ini mencapai 1052 aduan atau 53,17 persen. Disusul, penyebaran konten tanpa persetujuan (non-consensual intimate image) sebanyak 14,73 persen. 

Untuk mencegah serangan itu terjadi, Wida mengungkapkan beberapa langkah yang perlu dilakukan, di antaranya kurangi jejak digital, simpan data pribadi dengan aman, dan pilih program dan aplikasi yang lebih aman dari upaya penyadapan atau diretas.

Baca Juga: Enam Solusi Keamanan Digital yang Dihadirkan Telco API Alliance

Rentannya kejadian KBGO ini mendorong FJPI untuk turut mensosialisasikan terkait tindakan KBGO yang terjadi dan upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah maupun menanggulangi aksi kejahatan siber ini. Kegiatan ini diikuti oleh 15 jurnalis perempuan dari berbagai kantor media di Jawa Timur.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.