Kamis, 11 Jun 2026 10:00 WIB

Bermodal Tusuk Gigi, Sindikat Pencurian ini Bobol ATM

  • Penulis :
  • | Kamis, 13 Sep 2018 20:23 WIB
Supardi, saat diinterogasi AKBP Sudamiran di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (13/9/2018).
Supardi, saat diinterogasi AKBP Sudamiran di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (13/9/2018).

jatimnow.com - Seorang residivis pembobol kartu ATM diringkus Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya. Dalam aksinya kali ini, residivis ini mendapatkan lebih dari Rp 400 juta, hanya dengan tusuk gigi.

Residivis itu bernama Supardi (51) warga asal Pariaman, Padang, Sumatera Barat. Dia teridentifikasi berada di Surabaya selama dua minggu terakhir dan berhasil menggasak uang dari dari 2 kartu ATM. Total kerugian korban lebih dari Rp 400 juta.

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

"Kami buru selama tiga hari dan berhasil kami tangkap di wilayah Kudus, Jawa Tengah," ungkap Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, Kamis (13/9/2018).

Saat itu, Supardi disergap disebuah hotel bersama sopir yang setiap saat membantunya. Sopir itu bernama Ryanda Winata (25) warga asal Medan Timur, Sumatera Utara.

"Mereka ke Kudus untuk membeli mobil dari uang hasil kejahatannya tersebut," beber Sudamiran.

Setelah digelandang ke Mapolrestabes Surabaya, terungkap bahwa Supardi merupakan penjahat kambuhan yang pada tahun 2016 pernah ditangkap Unit Resmob Polrestabes Surabaya. Dia mengulangi perbuatannya di Surabaya setelah keluar dari lapas.

Sementara itu, Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, Iptu Bima Sakti menyebut, kedua pelaku ditangkap oleh timnya di bawah komando Ipda Agus Suprayogi. Menurut Bima, Supardi memiliki modus sama persis dengan dua tahun lalu.

"Dia mencari mesin ATM di minimarket yang ramai. Dengan berpura-pura ambil uang, dia memasang tusuk gigi pada lubang kartu ATM," ulasnya.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

Saat ada korban, Supardi mengantri di belakangnya. Ketika korban panik karena kartu ATM nya tidak bisa keluar dan tidak berfungsi, Supardi menawarkan bantuan. Saat itulah Supardi meminta korban menyebut nomor PIN ATM nya.

"Dengan cepat pelaku mengganti ATM bekas kepada korban. Berbekal ingatan nomor PIN ATM korban, pelaku menguras isi ATM korban," tambah Bima.

Bersama pelaku diamankan sejumlah barang bukti antara lain 15 kartu ATM bekas, mobil marcedes benz hasil kejahatan, motor sarana, sejumlah emas batangan seberat 2 ons, 3 cincin emas senilai Rp 32 juta, 2 gelang emas, satu pak tusuk gigi, dan gergaji kecil sebagai alat pengganjal ATM.

 

Baca Juga: Ajak Pesta Miras Petugas Jaga, Pemuda di Tulungagung Bobol Kantor Disbudpar

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.