Kamis, 23 Jul 2026 11:42 WIB

Risma Jadi Kandidat Tunggal Calon Presiden UCLG ASPAC

Jumpa pers kongres UCLG ASPAC menjelang pembukaan di Dyandra Convention Hall, Surabaya, Kamis (13/9/2018).
Jumpa pers kongres UCLG ASPAC menjelang pembukaan di Dyandra Convention Hall, Surabaya, Kamis (13/9/2018).

jatimnow.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini disebut sebagai calon tunggal kandidat Presiden United Cities and Local Goverment (UCLG) Asia Pasific (Aspac) periode 2018-2022.

Hal ini diungkapkan oleh Presiden UCLG Aspac Won Hee Ryong saat jumpa pers menjelang pembukaan kongres UCLG ASPAC di Dyandra Convention Hall, Surabaya, Kamis (13/9/2018).

Baca Juga: Sengketa Tata Ruang Graha Famili Surabaya, Sorotan Mengarah ke The Nook Cafe

"Sejauh ini kita hanya miliki satu kandidat. Banyak yang berharap danmengusulkan beliau (Wali Kota Risma) menjadi presiden UCLG-Aspac dan berharap bisa membawa perubahan," kata Won Hee Ryong.

Menurut dia, banyak yang sudah dilakukan Wali Kota Risma kepada Kota Surabaya dengan menjadikan kota tersebut menjadi bersih, nyaman, dan indah dengan banyaknya taman kota dan hutan kota.

"Agenda utama kongres ini memang memilih Presiden UCLG-Aspac. Saya berharap Risma menjadi Presiden UCLG-ASPAC yang luar biasa," ujarnya.

Pria yang juga menjabat Gubenur Provinsi Je Ju, Korea Selatan itu menambahkan UCLG-Aspac sudah banyak membentuk komite dan juga komitment selama empat tahun belakangan ini.

"Kami berharap ada kerjasama yang keanggotaan yang lebih besar dan kuat ke depannya,"ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini rupanya sudah memiliki pandangan UCLG ASPAC ke depannya. Ia mengatakan ingin memperkuat kearifan budaya lokal untuk membangun kota, terutama ketahanan kota atau daerah terhadap ancaman bencana.

"Saya pernah melihat di Phuket, Thailand. Di sana warga menanam cemara udang sehingga selamat dari Tsunami," ujarnya.

Wali Kota Risma menambahkan banyak kota yang sekarang ini dalam kondisi kritis akibat dampak "global warming" atau pemanasan global. "Dengan kearifan budaya lokal, kota bisa melakukan penguatan pembangunan untuk menekan biaya," katanya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Beri Bantuan Pendidikan untuk 7.380 Siswa SMA/SMK/MA Sederajat

Secretary General UCLG Aspac Bernadia Irawati Tjandradewi mengungkapkan, penyelenggaraan kongres di Surabaya sangat diapresiasi oleh para anggota seiring dengan meningkatnya jumlah peserta kongres.

"Kami menargetkan jumlah peserta 800 orang, tapi sekarang sudah mencapai 1.200 orang yang melakukan registrasi," kata Bernadia.

Bernadia menambahkan tema kongres tahun ini adalah menciptakan inovasi, kota ramah anak dan pembangunan yang berkelanjutan. Ia juga mengakui kalau banyak kota di dunia yang masih belum menerapkan "sustainable city" atau kota berkelanjutan. Tapi banyak juga kota yang menuju kondisi itu.

"Isu goal menjadi 'smart city' dalam pembangunan kota yang berkelanjutan dengan kearifan budaya lokal akan menjadi bahan yang menarik dalam pembahasan kongres nantinya," pungkasnya.

 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Fasilitasi 2.700 Stan Kosong untuk Pedagang Pasar Tumpah

 

 

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.