Kamis, 23 Jul 2026 04:59 WIB

Jual Bubuk Petasan, 2 Pelajar di Kota Blitar Ditangkap Polisi

Polisi menunjukkan barang bukti bubuk petasan yang diamankan. (Foto: Polres Blitar Kota/jatimnow.com)
Polisi menunjukkan barang bukti bubuk petasan yang diamankan. (Foto: Polres Blitar Kota/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dua pelajar diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota, karena terbukti mengedarkan dan menjual bubuk petasan. Keduanya adalah Y (17) warga Wonodadi dan Z (17) warga Ponggok Kabupaten Blitar.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Danang Setyo Pambudi mengatakan penjualan bubuk petasan ini terungkap setelah ada laporan dari masyrakat. Polisi lalu menggerebek rumah pelaku Z dan menemukan bubuk petasan serta selongsong. Dari hasil pengembangan Z mengaku mendapatkan bubuk tersebut dari Y.

Baca Juga: Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

“Kami langsung mengamankan kedua pelaku dan barang bukti berupa bubuk petasan seberat 3 Kg serta puluhan selongsong petasan," ujarnya, Jumat (29/3/2024).

Dari hasil pengembangan diketahui pelaku Y membeli bubuk petasan dari seseorang di Pare, Kabupaten Kediri, melalui media sosial Facebook dengan harga Rp230 ribu per kilogram.

Baca Juga: 4 Fakta Penemuan Bom Udara di Blitar: Berbobot 100 Kg, Dipastikan Masih Aktif

Selanjutnya Y menjual ke Z dengan harga Rp280 ribu per kilogram. Pelaku Z sendiri juga berencana membuat petasan yang akan diledakkan saat lebaran.

“Jadi Y ini mendapat barang dari seseorang di Pare, Kediri, sedangkan Z berencana membuat petasan untuk lebaran," tuturnya.  

Baca Juga: Gegana Polda Jatim Musnahkan Puluhan Kilogram Bubuk Petasan di Tulungagung

Kedua pelaku ini dijerat dengan pasal 1 ayat 1 Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951. Namun karena masih berusia di bawah umur dan berstatus sebagai pelajar polisi tidak melakukan penahanan terhadap pelaku. Mereka dikenakan wajib lapor seminggu dua kali.

“Dua anak-anak yang diamankan ini melakukan transaksi, karena masih di bawah delapan belas tahun jadi dilakukan penanganan khusus tidak dilakukan penahanan," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.