Selasa, 09 Jun 2026 10:57 WIB

Egg Banking, Solusi Baru Lestarikan Kesuburan Perempuan

CEO dan Founder Morula IVF Indonesia dr. Ivan Rizal Sini, saat menyampaikan materi seminar bertajuk Teknologi Female Fertility Preservation di Surabaya. (Foto: Ivan for jatimnow.com)
CEO dan Founder Morula IVF Indonesia dr. Ivan Rizal Sini, saat menyampaikan materi seminar bertajuk Teknologi Female Fertility Preservation di Surabaya. (Foto: Ivan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Ilmu kedokteran semakin mengalami kemajuan pesat. Salah satunya adalah dengan metode teknologi egg banking, yang menjadi salah satu solusi inovatif untuk perempuan membekukan sel telur mereka ketika masih berusia muda.

Teknologi egg banking, diperkenalkan di Indonesia pada tahun 2009 lalu yang dipelopori oleh Morula IVF Indonesia. Teknologi fertility preservation dapat juga menjadi bagian pendukung dari IVF atau lazim disebut bayi tabung.

Baca Juga: Kesempatan Emas Buat Pejuang Garis Dua, Ada Layanan PGTA Gratis Lho!

Inovasi ini menjadi salah satu harapan untuk dapat memperoleh keturunan, terutama perempuan yang mengalami indikasi medis seperti kanker.

Dengan egg banking, maka sel telur dapat disimpan atau digunakan sampai mencapai proses kehamilan di masa depan. Yang bertujuan untuk membantu melestarikan kesuburan para perempuan.

CEO dan Founder Morula IVF Indonesia dr. Ivan Rizal Sini mengungkapkan, teknologi female fertility preservation ini merupakan terobosan baru dalam bidang fertilitas.

"Yang memungkinkan perempuan untuk memiliki kontrol atas kesuburan mereka,” ucapnya saat dikonfirmasi setelah gelaran seminar bertajuk Teknologi Female Fertility Preservation di Surabaya, Senin (25/3/2024).

Lebih lanjut ia menegaskan bahwa Morula Indonesia yang mengembangkan klinik kesuburan berkomitmen untuk menyediakan teknologi dan layanan terbaik bagi pasien.

Baca Juga: Maternity Expo di Surabaya Beri Edukasi Program Kehamilan dan Bayi Tabung

“Dan kami yakin bahwa teknologi ini akan memberikan harapan baru bagi banyak perempuan di Indonesia,” imbuhnya.

Sementara itu, dr. Jimmy Yanuar Annas, Kepala Dokter Obgyn Morula IVF Surabaya menuturkan, ovarian reserve dan kualitas sel telur, akan menurun sejalan dengan usia wanita, dan juga dipengaruhi prosedur medis, seperti operasi atau kemoterapi.

“Di sisi lain, fungsi indung telur juga mempunyai peran besar pada keberhasilan program kehamilan, seperti bayi tabung,” terangnya.

Baca Juga: Maternity Expo & IVF Festival 2024: Asa Baru Pasangan yang Inginkan Buah Hati

Ia juga mengatakan, bahwa teknologi egg banking yang merupakan salah satu bentuk fertility preservation, dapat membantu perempuan.

“Yang belum menikah dan mempunyai kondisi medis tertentu untuk merencanakan kesuburannya di masa datang,” tutup dokter yang juga Kepala Teknik Reproduksi Berbantu (TRB) ini.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.