Minggu, 26 Jul 2026 06:28 WIB

Nelayan Lamongan Takut Melaut, Imbas Gelombang Tinggi

Sejumlah kapal nelayan di dermaga Kecamatan Paciran, Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Sejumlah kapal nelayan di dermaga Kecamatan Paciran, Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Gelombang tinggi di perairan utara Jawa Timur membuat para nelayan Lamongan takut untuk melaut.

Para nelayan memilih untuk rehat sejenak dan menyandarkan perahu mereka, lantara hasil yang didapat kemungkinan besar tak sebanding dengan risiko yang dialami.

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

Selain perahu rusak, ombak tinggi dan cuaca ekstrem juga mengintai keselamatan mereka saat di tengah laut.

Menurut data Forum Nelayan Rajungan Lamongan, dari total 32.000 nelayan 60 persen diantaranya memilih tak melaut dan 40 persen lainya tetap melaut.

"40 persen itu sebagian kecilnya dan yang memiliki perahu berukuran besar saja, nelayan menengah tidak melaut," kata Ketua Forum Nelayan Rajungan Lamongan, Mukhlisin, Senin (18/3/2024).

Mukhlisin mengabarkan, imbas dari ombak tinggi ini juga sempat membuat ketar-ketir saat sebuah kapal lengkap dengan ABK hilang saat melaut.

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

Info yang didapatnya, banyak nelayan yang sempat dikabarkan hilang kontak itu kini sudah berada ditemukan.

"Bahkan ini ada nelayan yang bertahan seperti di Pulau Masalembu, Rakas dan Dekek, Madura tidak berani pulang karena ombak besar," katanya.

Biasanya, awal musim penghujan seperti ini banyak mendapat hasil karena tangkapan jenis ikan tongkol cukup banyak. Harga melambung itu karena tidak banyak tangkapan akibat nelayan tidak banyak yang melaut.

Baca Juga: Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

”Kita berharap cuaca normal. Sekarang ini kami tidak bisa memaksakan diri melaut karena resiko tinggi,”ungkap Mukhlisin.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.