Minggu, 26 Jul 2026 13:25 WIB

Emak-emak di Lamongan Demo Tower BTS yang Resahkan Warga

Warga didominasi emak-emak RW 4 Lingkungan Bandung, Kelurahan Sukomulyo, Lamongan, saat menggelar demo penolakan tower BTS. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Warga didominasi emak-emak RW 4 Lingkungan Bandung, Kelurahan Sukomulyo, Lamongan, saat menggelar demo penolakan tower BTS. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Emak-emak di Kelurahan Sukomulyo, Kecamatan/Kabupaten Lamongan demo menuntut pembongkaran tower BTS.

Mereka mengaku terganggu dengan keberadaan tower BTS yang terletak di RW 04 Lingkungan Bandung Kelurahan Sukomulyo.

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

Tower BTS yang berdiri sejak 1993 tersebut belakangan dinilai merugikan karena tak mematuhi aturan yang telah dibuat warga setempat.

Selain berorasi di bahu jalan dalam kota, massa juga memasang 6 spanduk yang berisi keresahan dan tuntutan

"Kami tidak minta kompensasi, tapi tuntutan warga agar tower itu dibongkar. Harus dibongkar," kata Ari warga lingkungan Bandung, Jumat (23/2/2024) sore.

Adapun beragam spanduk bertuliskan keresahan tersebut berbunyi, "Per detik kamu dapat keuntungan dari tower, per detik kamu kasih warga Bandung keresahan dan ketakutan"

"Kami warga RW 04 Bandung menyatakan penolakan kontrak berdirinya tower BTS"

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

"Innalillahi telah mati hati nurani pengelola tower BTS"

Puas dengan menggelar demo, berorasi dan memasang spanduk tuntutan, warga membubarkan diri. Demo yang dikawal sejumlah anggota Polres Lamongan ini tidak sampai terjadi pengrusakan.

Sementara itu, Lurah Sukomulyo, Rudi Utomo mengatakan, sebenarnya sudah dua kali lakukan mediasi antara warga dengan pengelola di kantor kecamatan.

Namun tidak ada hasil, bahkan pihak pengelola yang dihadirkan hanya pekerja lapangan, bukan manajemen.

Baca Juga: Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

Rudi mengaku tidak bisa melarang kemauan warga, termasuk berakhir dengan aksi demo tersebut.

Ia berharap segera ada penyelesaian. Antara pengelola dan warga bisa bertemu dan dicari solusinya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.