Selasa, 28 Jul 2026 04:52 WIB

302 Pelajar Lamongan Ikuti Seleksi Paskibraka 2024

Ratusan pelajar Lamongan saat mengikuti seleksi tahap awal Paskibraka 2024, Capaska di Alun-Alun Lamongan. (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)
Ratusan pelajar Lamongan saat mengikuti seleksi tahap awal Paskibraka 2024, Capaska di Alun-Alun Lamongan. (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Selesi tahap awal Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2024 disambut antusias ratusan pelajar di Lamongan. Tercatat 302 pelajar mengikuti seleksi calon pasukan pengibar (Capaska).

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Lamongan Dianto Hari Wibowo pelaksanaan seleksi Capaska Kabupaten Lamongan mendahului jadwal biasanya. Sebab, pada bulan Maret sudah memasuki bulan suci Ramadan.

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

"Memang jadwalnya mendahului, karena mengingat bulan Maret sudah memasuki bulan Ramadan. Lebih awal dilaksanakan seleksi juga akan lebih mempersiapkan secara maksimal performa pada Agustus nanti," tutur Dianto, Rabu (21/2/2024).

Seluruh peserta, ujar Dianto, merupakan siswa yang dinyatakan lolos seleksi administrasi, Pancasila, wawasan kebangsaan, intelegensia umum dan seleksi kesehatan sebelumnya.

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

"Untuk rangkaian sebelum seleksi parade ialah dimulai dari pendaftaran secara online di website Paskibraka.BPIP.go.id pada tanggal 2-15 Februari. Sedangkan beberapa tahapan seleksi dimulai sejak tanggal 15 Februari. Setelah lolos seleksi parade, peserta akan lanjut ke tahap seleksi PBB dan kesamaptaan," jelas Dianto.

Selanjutnya Dianto menerangkan bahwa dari rangkaian seleksi akan diambil 78 Capaska Kabupaten Lamongan 2024. Dari 78 siswa terdiri dari 36 putera dan 42 puteri.

Baca Juga: Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

"Kuota yang akan diambil ialah 78 Capaska, selanjutnya dari jumlah tersebut akan kami pilih lagi 3 Capaska untuk mengikuti seleksi tingkat provinsi dan nasional," terangnya saat ditemui pagi ini.

Untuk jenis seleksi diungkapkan sama dengan tahun lalu. Yang membedakan hanyalah waktu pelaksanaan seleksi. Tahun ini seleksi pancasila, wawasan kebangsaan, dan intelegensia umum dilaksanakan sebelum seleksi parade. Sedangkan tahun lalu dilaksanakan setelah seleksi parade.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.