Senin, 27 Jul 2026 23:55 WIB

Rumah Ketua KPPS Pamekasan Dibom, Ini Pengakuan Korban

Kondisi bagian depan rumah korban ledakan bom di Pamekasan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Kondisi bagian depan rumah korban ledakan bom di Pamekasan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Peledakan yang terjadi di rumah Kusairi (53), Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Tempat Pemungutan Suara (TPS) 06, Desa Nyalabu Daja, Kecamatan Pamekasan, diduga tidak berkaitan dengan pemilu.

Kusairi mengatakan, selama pelaksanaan pemilu di TPS 06 tersebut, tak protes apapun dari warga. Bahkan pelaksanaan seluruh tahapan berjalan dengan baik dan lancar.

Baca Juga: Ratusan Santri Pamekasan Semringah Terima Mushaf Al-Qur'an Baru

"Gak ada protes apapun dan semuanya berjalan lancar," ujarnya, Selasa (20/2).

Ia juga mengaku, selama proses pemilu, dirinya juga tak pernah mendapatkan ancaman atau intimidasi dari siapapun. Terlebih ia melakukan seluruh tahapan dengan transparan dan tidak melakukan kecurangan.

Baca Juga: Santri Al-Falah Pamekasan Juara 3 MQK Nasional 2025 di Jepara

"Tidak ada, baik secara langsung maupun melalui telepon, gak ada satu pun yang melakukan intimidasi apapun ke saya. Jadi saya juga heran, kenapa saya menjadi sasaran," imbuhnya.

Kusairi juga yakin, aksi pengeboman itu tidak dilatarbelakangi oleh pemilu. Menurutnya, jika seseorang ingin melukai dirinya, bisa dilakukan saat ia keluar rumah seorang diri.

Baca Juga: Warga Pamekasan Dilarikan ke RS gegara Tertusuk Moncong Ikan Marlin

"Peluang untuk bisa melukai saya itu besar apalagi saya sering keluar rumah sendirian. Tapi kenapa malah rumah saya yang diserang," jelasnya.

Ia mengaku, saat ini khawatir jika ada orang tak bertanggung jawab melukai keluarganya. Sebab, ia merasa tak memiliki musuh, namun menjadi sasaran penyerangan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.