Kamis, 11 Jun 2026 08:40 WIB

Ujicoba Parkir QRIS di Jalan Tunjungan Surabaya Dicabut, Serius?

Parkir QRIS di Jalan Jimerto Surabaya (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Parkir QRIS di Jalan Jimerto Surabaya (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya mencabut penerapan ujicoba parkir QRIS di Jalan Tunjungan Surabaya. Jalan Tunjungan diketahui adalah satu di antara titik yang diujicobakan.

Kepala UPTD Parkir Tepi Jalan Umum Dishub Surabaya, Jeane Mariane Taroreh mengatakan, penerapan parkir nontunai disana belum siap.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Lima ruas jalan pilot project baru diujicobakan di Jalan Tunjungan untuk sementara. Kami hentikan sambil menyiapkan perangkat dan persyaratan penunjang dan di titik TJU lainnya," kata Jeane, Jumat (19/1/2024).

Menurut Jeane, ujicoba yang masih berjalan di antaranya, Jalan Sedap Malam, Jalan Jimerto, Jalan Taman Bungkul, Jalan Progo dan Jalan Serayu.

"Jukir sudah kami imbau untuk mengarahkan PJP melakukan pembayaran secara non-tunai, baik QRIS ataupun menggunakan mesin parkir meter," kata Jeane.

Dari titik yang diujicobakan tersebut, beberapa kali pihaknya tetap memberikan izin kepada jukir melakukan pembayaran dengan tunai.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Namun kami juga masih menerima pembayaran secara tunai dan kami juga imbau PJP untuk selalu meminta karcis saat melakukan pembayaran retribusi parkir," kata Jeane.

Sebelumnya, penolakan parkir nontunai sempat terjadi di Jalan Tunjungan Surabaya pada Senin (8/1). Aksi itu dilakukan oleh salah satunya kelompok juru parkir bernama Paguyuban Jukir Surabaya (PJS) saat pihak Dishub melaksanakan sosialisasi di Jalan Tunjungan.

"Kami sudah coba (Minggu malam) dan kemarin (Senin) ada penolakan untuk penerapan sistem (QRIS) tersebut," kata Jeane

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Penolakan itu kembali terjadi, Minggu (14/1). Paguyuban Jukir Surabaya (PJS) menolak penerapan parkir non tunai atau QRIS berjalan di seluruh Kota Pahlawan.

Penolakan itu viral di beberapa media sosial. Mereka nampak melakukan orasi diikuti sahutan kompak bernada penolakan.

"Yang terhormat Bapak Wali Kota Surabaya. Kami Paguyuban Jukir Surabaya, mewakili seluruh Jukir Surabaya bahwasanya dalam hal ini kami menolak pembayaran parkir non tunai berada di Kota Surabaya," teriak mereka, dalam video viral @inisurabaya, seperti dilihat jatimnow.com, Senin (15/1/2024).

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.