Minggu, 26 Jul 2026 15:33 WIB

Ujicoba Parkir QRIS di Jalan Tunjungan Surabaya Dicabut, Serius?

Parkir QRIS di Jalan Jimerto Surabaya (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Parkir QRIS di Jalan Jimerto Surabaya (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya mencabut penerapan ujicoba parkir QRIS di Jalan Tunjungan Surabaya. Jalan Tunjungan diketahui adalah satu di antara titik yang diujicobakan.

Kepala UPTD Parkir Tepi Jalan Umum Dishub Surabaya, Jeane Mariane Taroreh mengatakan, penerapan parkir nontunai disana belum siap.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Lima ruas jalan pilot project baru diujicobakan di Jalan Tunjungan untuk sementara. Kami hentikan sambil menyiapkan perangkat dan persyaratan penunjang dan di titik TJU lainnya," kata Jeane, Jumat (19/1/2024).

Menurut Jeane, ujicoba yang masih berjalan di antaranya, Jalan Sedap Malam, Jalan Jimerto, Jalan Taman Bungkul, Jalan Progo dan Jalan Serayu.

"Jukir sudah kami imbau untuk mengarahkan PJP melakukan pembayaran secara non-tunai, baik QRIS ataupun menggunakan mesin parkir meter," kata Jeane.

Dari titik yang diujicobakan tersebut, beberapa kali pihaknya tetap memberikan izin kepada jukir melakukan pembayaran dengan tunai.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Namun kami juga masih menerima pembayaran secara tunai dan kami juga imbau PJP untuk selalu meminta karcis saat melakukan pembayaran retribusi parkir," kata Jeane.

Sebelumnya, penolakan parkir nontunai sempat terjadi di Jalan Tunjungan Surabaya pada Senin (8/1). Aksi itu dilakukan oleh salah satunya kelompok juru parkir bernama Paguyuban Jukir Surabaya (PJS) saat pihak Dishub melaksanakan sosialisasi di Jalan Tunjungan.

"Kami sudah coba (Minggu malam) dan kemarin (Senin) ada penolakan untuk penerapan sistem (QRIS) tersebut," kata Jeane

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Penolakan itu kembali terjadi, Minggu (14/1). Paguyuban Jukir Surabaya (PJS) menolak penerapan parkir non tunai atau QRIS berjalan di seluruh Kota Pahlawan.

Penolakan itu viral di beberapa media sosial. Mereka nampak melakukan orasi diikuti sahutan kompak bernada penolakan.

"Yang terhormat Bapak Wali Kota Surabaya. Kami Paguyuban Jukir Surabaya, mewakili seluruh Jukir Surabaya bahwasanya dalam hal ini kami menolak pembayaran parkir non tunai berada di Kota Surabaya," teriak mereka, dalam video viral @inisurabaya, seperti dilihat jatimnow.com, Senin (15/1/2024).

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.