Rabu, 10 Jun 2026 20:37 WIB

Ketua PWI Jatim Bicara Kebudayaan di Bandar Grissee Gresik

Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim di acara seminar kebudayaan di Bandar Grissee, Gresik (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)
Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim di acara seminar kebudayaan di Bandar Grissee, Gresik (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim menjadi salah satu pembicara di Seminar 'Memaknai Sejarah dan Budaya untuk Masa Kini dan Masa Depan' di Bandar Grissee, Gresik, Sabtu (25/11/2023) sore.

Seminar ini merupakan rangkaian kegiatan Giri Pancasuar Award (GPA) 2023, sekaligus upaya mempromosikan kawasan Bandar Grissee sebagai wisata heritage yang kaya akan sejarah dengan berbagai macam kebudayaan di dalamnya.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Di kesempatan ini, Lutfil mengajak teman-teman wartawan di Kabupaten Gresik untuk turut mendorong agar kawasan Bandar Grissee bisa menjadi kawasan cagar budaya.

“Salah satu cara menjadikan Bandar Grissee sebagai cagar budaya adalah dengan membuat Peraturan Daerah (Perda). Dan melestarikan cagar budaya adalah amanat undang-undang,” kata Lutfil.

Lutfil juga berpesan, agar para wartawan di Kabupaten Gresik tidak lelah dan tidak bosan berjuang turut melestarikan kebudayaan di Kabupaten Gresik.

“Semoga Bandar Grissee nantinya, banyak kegiatan kesenian dan kebudayaan. Hingga menjadi daya tarik pengunjung baik dari dalam maupun luar negeri," harapnya.

Pembicara lainnya adalah dr. Syaifudin Ghozali, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Kabupaten Gresik dan Irfan Akbar, Ketua Dewan Kebudayaan Gresik (DKG) dengan moderator Ketua PWI Gresik Deni Ali.

Baca Juga: JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

Ghozali menjelaskan sejauh ini Pemkab Gresik sudah banyak memperbaiki kawasan Bandar Grissee. Meski begitu banyak juga pekerjaan rumah yang harus dikerjakan. Termasuk pengajuan kawasan Bandar Grissee menjadi cagar budaya.

“Kami sudah melakukan telaah dan usulan menjadi cagar budaya. Perlu waktu karena melibatkan Provinsi dan Nasional,” ucap Ghozali.

Disparekrafbudpora juga telah melakukan sinergitas bersama banyak komunitas anak muda yang begelut di dunia kesenian dan kebudayaan untuk melakukan kegiatan di Bandar Grissee.

Selain itu Disparekrafbudpora juga bekerja sama dengan Kodim 0817 Gresik untuk turut meramaikan dan mempromosikan wisata heritage Bandar Grissee. Sebab merawat cagar budaya merupakan salah satu bentuk bela negara.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Koperasi Jalin Kerjasama Jaminan Sosial

"Kami telah mebggelar Festival Bandar Grissee yang sudah diagendakan setiap akhir tahun. Even ini sekaligus menjadi event tahunan Provinsi. Nantinya even ini jika sudah digelar dua kali berturut-turut bisa menjadi even nasional," ucap mantan Kadinkes Gresik itu.

Sementara Ketua DKG Irfan Akbar Prawiro menjelaskan, Kabupaten Gresik tidak lepas dari sejarah kemaritiman, yang merupakan jalur perdagangan rempah di era kolonial.

Pelabuhan Gresik menjadi sandarnya kapal-kapal dagang saat itu. Hal ini yang lantas membuat kawasan Bandar Grissee menjadi kawasan multi etnis.

"Sehingga kawasan Bandar Grissee terdapat kampung Arab, Pecinan, Kolonial, dan Pribumi,” pungkas Irfan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.