Kamis, 23 Jul 2026 10:15 WIB

Bersama Ratusan Anak Muda Gresik, Bu Min Ajak Ciptakan Gresik Bebas Stunting

Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah membuka acara Genbest Talk. (Foto: Humas Kominfo Gresik for jatimnow.com)
Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah membuka acara Genbest Talk. (Foto: Humas Kominfo Gresik for jatimnow.com)

jatimnow.com - Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah, mengajak ratusan anak muda Gresik mengkampanyekan bahaya stunting. Hal ini wabup utarakan saat membuka acara Genbest Talk: Nutrisi 1.000 Hari Pertama, Untuk Remaja Prima di Hotel Aston Inn Gresik, Rabu (15/11/2023).

Wabup Aminatun mengatakan, dalam mengahadapi stunting tidak boleh main-main. Hal ini berdasarkan arahan dari Presiden RI Joko Widodo yang menginginkan agar stunting di Indonesia dapat turun dari 21,6% menjadi 14% di tahun 2024 depan.

Baca Juga: Demam Piala Dunia 2026 Warnai MPLS di SMP Muhammadiyah 12 Gresik Kota Baru

"Sebagai generasi muda peduli stunting, tentunya kita harus serius menanggapi hal ini. Kita libatkan semua elemen masyarakat dan perusahaan, untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045," ujar wabup yang akrab disapa Bu Min itu.

Sejauh ini, Kabupaten Gresik telah menerapkan bermacam program dalam melawan stunting. Seperti membiasakan remaja putri untuk mengkonsumsi tablet penambah darah di sekolah masing-masing.

Ditambah dengan pengintegrasian data stunting melalui aplikasi Gresik Urus Stunting (GUS), yang diluncurkan beberapa hari yang lalu. Ada pula program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita stunting.

Atas upaya tersebut, angka stunting di Kabupaten Gresik berangsur menurun. Yang awalnya stunting Gresik pada tahun 2021 berada di angka 21%, turun hingga 10,6% di tahun 2023.

Baca Juga: Gandeng Akademisi, PLN Edukasi Petani Gresik Gunakan Teknologi Sensor Pertanian

"Maka ayo kita bangun bersama-sama mulai dari adik-adik dengan ikut mengkampanyekan Gresik bebas stunting. Sehingga dapat melahirkan generasi cerdas dan menjadikan Gresik sebagai kabupaten yang maju dengan sumber daya manusia yang berkualitas." tutur Bu Min.

Di waktu yang sama, Direktur Informasi Dan Komunikasi Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan (IKPKM) yang diwakili Ketua Tim Informasi dan Komunikasi Kesehatan Direktorat IKPMK Marroli J. Indarto mengatakan, Stunting sendiri memang penting dan menjadi concern untuk pemerintah karena akan mempengaruhi 20 tahun ke depan saat Indonesia memiliki bonus demografi.

"Kurang lebih akan ada 80 juta remaja usia produktif saat itu (tahun 2045). Jika pencegahan ini tidak dimulai dari sekarang, maka kita akan stuck seperti ini." ujarnya.

Baca Juga: Tercebur Sumur 15 Meter, Kakek 98 Tahun di Kedamean Gresik Ditemukan Tewas

Perlu diketahui, acara Genbest ini merupakan inisiasi dari Kemkominfo Pusat. Dimana akan menjadi media yang menggandeng remaja millenial dalam menciptakan generasi Indonesia yang bersih dan sehat, serta bebas dari stunting.

Agenda ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfo Gresik Ninik Asrukin, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik dr. Mukhibatul Karimah, dan Influencer Health Lifestyle dr. Gia Pratama Putra.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.